Infrastruktur Harus Menjadi Pengungkit Ekonomi
Dinas yang menangani pekerjaan umum, tata ruang, permukiman, dan lingkungan hidup harus menjadi salah satu fokus utama pembahasan. OPD ini mengemban tanggung jawab besar dalam penyelenggaraan jalan, jembatan, sanitasi, permukiman, tata ruang, bangunan, dan perlindungan lingkungan.
Dalam teori pertumbuhan endogen, belanja pemerintah dapat meningkatkan pertumbuhan apabila diarahkan pada kegiatan yang memperbesar produktivitas masyarakat. Jalan yang menghubungkan sentra produksi dengan pasar, irigasi yang mendukung pertanian, sanitasi yang memperbaiki kesehatan, dan jaringan pelayanan dasar dapat meningkatkan kapasitas ekonomi daerah.
Namun tidak semua pembangunan fisik otomatis produktif. Pembangunan jalan harus ditanyakan manfaatnya: berapa kilometer jalan yang menjadi mantap, berapa waktu tempuh yang dipangkas, berapa biaya angkut hasil pertanian yang dapat ditekan, dan berapa desa yang memperoleh akses lebih baik menuju sekolah, pasar, serta fasilitas kesehatan.
Baca Juga:40 Mahasiswa UBK Tasikmalaya Turun ke Masyarakat, Bawa Inovasi Daun Telang hingga Semprotan Antinyamuk HerbalUnsil Bekali Pemandu Body Rafting Pangandaran dengan Pelayanan Prima dan Digitalisasi
Demikian pula pembangunan gedung. Dalam keadaan fiskal terbatas, pembangunan dan rehabilitasi gedung pemerintahan harus dibandingkan urgensinya dengan jalan rusak, irigasi, sanitasi, drainase, rumah tidak layak huni, dan kebutuhan pelayanan dasar.
Pendekatan value for money mengajarkan tiga ukuran: ekonomis, efisien, dan efektif. Proyek bukan hanya harus selesai dengan harga wajar, tetapi juga harus memberikan manfaat yang sesuai dengan tujuan pembangunan.
Sebuah jalan dapat selesai tepat waktu dan anggarannya terserap 100 persen, tetapi belum tentu efektif apabila dibangun pada lokasi yang tidak memiliki daya ungkit ekonomi atau cepat rusak karena kualitas pekerjaan yang rendah.
Pendidikan dan Kesehatan Bukan Sekadar Belanja Wajib
Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan hampir selalu mempunyai pagu besar. Namun besarnya pagu tidak otomatis menunjukkan besarnya ruang kebijakan pemerintah daerah. Sebagian anggarannya terdiri atas gaji, tunjangan, dana operasional, pelayanan BLUD, dan transfer yang telah ditentukan penggunaannya.
Karena itu, anggaran kedua OPD tersebut harus dipisahkan antara belanja yang sekadar mempertahankan pelayanan dan belanja yang benar-benar menghasilkan perubahan.
Menurut teori modal manusia Gary Becker, pendidikan dan kesehatan bukan sekadar pengeluaran sosial. Keduanya merupakan investasi yang meningkatkan produktivitas, kemampuan, pendapatan, dan kualitas hidup masyarakat.
