SMK BK Siapkan Guru Naik Level Menuju Sekolah Internasional

SMK Bhakti Kencana Tasikmalaya
Para peserta foto bersama Dadang Bastaman, master trainer Universal Mind Indonesia, Dadang Bastaman usai mengikuti capacity building yang digelar SMK Bhakti Kencana Tasikmalaya, Sabtu (3/10/2026). (Fitriah Widayanti/radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – SMK Bhakti Kencana (BK) Tasikmalaya menggelar kegiatan capacity building dengan menghadirkan master trainer Universal Mind Indonesia, Dadang Bastaman SIP, CH, CHt, CI, CT, NNLP, CT BNSP, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan yang diikuti seluruh guru dan tenaga kependidikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung pengembangan sekolah.

Kepala SMK Bhakti Kencana Tasikmalaya, R Awaludin Nazal N SFarm MFarm, mengatakan, penguatan motivasi diperlukan untuk menyegarkan kembali kesadaran guru dan tenaga kependidikan terhadap peran yang dijalankan. Hal itu dinilai penting agar seluruh unsur sekolah memiliki arah yang selaras dalam menjalankan visi dan misi lembaga.

Baca Juga:LPS Bayarkan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jawa BaratUPTD PPA Kota Tasikmalaya Sebut Korban Bullying Alami Depresi, Minta Pindah Sekolah

“Kita membutuhkan motivasi untuk mengembalikan kembali tugas kita sebagai guru, tenaga pendidik, dan sebagai agen perubahan,” katanya.

Menurut dia, kebutuhan tersebut semakin relevan di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung cepat. SDM yang telah memiliki kompetensi dan profesionalitas tetap perlu mendapatkan penguatan secara berkala agar mampu mempertahankan performa sekaligus menyesuaikan diri dengan tuntutan perkembangan pendidikan.

Penguatan tersebut, kata Awal, juga berkaitan dengan target besar SMK BK untuk berkembang menjadi sekolah internasional pada 2030. Untuk mewujudkan sasaran itu, sekolah menilai kesiapan SDM menjadi salah satu bagian yang perlu terus dioptimalkan agar seluruh elemen mampu bergerak dalam arah yang sama.

“BK ini di tahun 2030 ingin menjadikan sekolah internasional. Jadi, perlu adanya motivasi-motivasi yang tinggi untuk guru-guru kita dan semua elemen yang ada di sini guna untuk mencapai dan untuk membangkitkan spiritnya lagi,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Dadang Bastaman mengajak guru dan tenaga kependidikan untuk kembali memahami esensi perannya sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap sekolah. Menurut dia, rasa memiliki penting agar guru tidak sekadar menjalankan tugas mengajar, tetapi menjadi bagian dari lingkungan dan keluarga besar SMK Bhakti Kencana Tasikmalaya.

Upaya membangun kesadaran tersebut dilakukan melalui pendekatan optimalisasi pikiran bawah sadar. Dadang menjelaskan pendekatan itu digunakan untuk menggali potensi yang dimiliki peserta sehingga dapat dioptimalkan dalam menjalankan peran sebagai pendidik.

0 Komentar