“Jadi kita coba menggali pikiran di bawah sadar biar lebih optimal. Jadi kami ingin guru itu naik level, bukan hanya mengajar atau mendidik tapi betul-betul menginspirasi dan memberikan dampak,” ujarnya.
Menurut Dadang, peningkatan kapasitas guru tidak berhenti pada penguasaan kemampuan mengajar. Peran guru perlu berkembang hingga mampu menjadi teladan, memberikan inspirasi, serta menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan sekolah dan peserta didik.
“Harapannya adalah nanti guru itu bukan hanya mengajar, bukan hanya sebagai pendidik, tapi betul-betul menginspirasi dan berdampak. Paling penting kan berdampak,” pungkasnya. (Fitriah Widayanti)
