Tiga Kali Dipanggil Tak Muncul, Kursi Ketua KADIN Kota Tasikmalaya Akhirnya Resmi Jadi Milik Karim

Ketua KADIN Kota Tasikmalaya 2026-2031
Muhamad Abdul Karim, Ketua KADIN Kota Tasikmalaya periode 2026-2031 terpilih saat membacakan ikrar pengukuhan dihadapan pengurus KADIN Jawa Barat di Grand Metro Hotel, Sabtu sore (12/9/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

“Pengusaha esensinya adalah duduluran, sahabat, berkeluarga,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, terutama dalam membangun iklim investasi yang ramah.

Menurut Karim, persoalan perizinan yang sempat mencuat dalam sejumlah investasi di Kota Tasikmalaya menunjukkan masih adanya celah dalam membangun komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha.

Ia mencontohkan persoalan izin dalam pengembangan usaha seperti padel, tempat hiburan, waterpark hingga rencana tata ruang wilayah (RTRW).

Baca Juga:Asep Saepulloh Pilih No Comment soal Mukota KADIN Kota Tasikmalaya Tetap JalanPleno Mukota V KADIN Kota Tasikmalaya Segera Dimulai! Alif Hamzah Jadi Ketua SC, Arif Hidayat Putra Pegang OC

“Berarti kan di sini ada satu gap, bagaimana sinergitas di mana bagaimana ekosistem investasi ini harusnya bisa diekspos,” katanya.

Karim juga menekankan pentingnya adaptasi pelaku usaha terhadap perubahan regulasi dan perkembangan dunia bisnis.

Selain itu, ia ingin membuka ruang lebih besar bagi generasi muda serta sektor usaha yang selama ini belum banyak masuk dalam ekosistem KADIN.

Menurut dia, KADIN tidak boleh hanya identik dengan sektor konstruksi yang selama ini cukup dominan dalam komposisi organisasi.

“Inklusifnya apa? Bisnis kita yang semakin terbuka, ekosistem kita semakin terbuka. Tidak terkubu pada hanya sektor-sektor yang dirasa konvensional,” ujarnya.

Karim menyebut sektor industri jasa, kuliner, kafe, restoran hingga berbagai usaha kreatif harus mendapat ruang lebih besar.

Ia juga mendorong pelaku usaha muda agar bisa naik kelas dan memiliki daya saing lebih luas, termasuk membuka akses hingga pasar internasional.

Baca Juga:SC dan OC Baru Dipilih, Mukota V KADIN Kota Tasikmalaya Segera Masuk Babak Pemilihan! Karim Hadir yang Lain ..SC-OC Mundur, Mukota V KADIN Kota Tasikmalaya Tetap Jalan! Panitia Diambil Alih Kadin Jabar

Karim menyadari pekerjaan rumah KADIN Kota Tasikmalaya selama lima tahun ke depan tidak ringan.

Kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tekanan, kata dia, membutuhkan KADIN yang tidak sekadar menjalankan agenda organisasi, tetapi mampu melahirkan kajian dan mendorong kegiatan bisnis yang benar-benar berdampak.

“Kalau berbicara sekarang kondisi situasi ekonomi, rasanya banyak yang merasakan ada kesulitan hari ini. Jadi perlu banyak upaya kajian-kajian, diskusi, dan mengembalikan kembali posisi sebagai Chamber of Commerce,” katanya.

Ia ingin kegiatan KADIN tidak berhenti pada diskusi dan ekspos kegiatan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi aktivitas bisnis nyata.

“Bagaimana diskusi pola kegiatan kita harus bentuk, realisasikan dalam bentuk kegiatan real bisnis dan usaha,” jelasnya.

0 Komentar