TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Wisuda bukan garis finis. Setelah toga dilepas, tantangan justru bergeser ke dunia nyata: bagaimana ilmu yang bertahun-tahun dipelajari bisa benar-benar bekerja, memberi manfaat, dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Pesan itu mengemuka dalam Wisuda Universitas Bakti Tunas Husada (BTH) Tasikmalaya yang berlangsung di Gedung Convention BTH, Jalan Letjen Mashudi, Kota Tasikmalaya, Sabtu (3/10/2026).
Sebanyak 537 mahasiswa dari sembilan program studi resmi dikukuhkan. Mereka berasal dari Fakultas Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, serta Fakultas Teknologi dan Bisnis.
Baca Juga:Usman Mapay Lembur: Mengecek Jalan, Menghitung Domba, Mendengar Suara Warga!Tasik Muslim Fair 2026 Bidik Transaksi Rp10 Miliar, Viman Dorong UMKM Naik Kelas
Momen wisuda tahun ini sekaligus menjadi catatan penting bagi BTH. Sebab, untuk pertama kalinya, lulusan dari sejumlah program studi di luar rumpun kesehatan dan farmasi turut dikukuhkan setelah BTH berkembang menjadi universitas.
Ketua Pembina Yayasan Bakti Husada, H. Yoris Rusamsi, mengatakan 537 wisudawan tersebut berasal dari berbagai program studi, di antaranya Farmasi, D3 Keperawatan, Administrasi Rumah Sakit, Profesi Ners, Refraksi Optisi, Kewirausahaan, Teknologi Pangan, Bisnis Digital, dan Teknologi Laboratorium.
“Sekarang ini menjadi sejarah karena kami meluluskan di luar Fakultas Farmasi dan Kesehatan. Tahun 2021 berubah menjadi universitas dan baru sekarang lulusan dari Fakultas Teknologi dan Bisnis diwisuda,” kata Yoris.
Menurut dia, perkembangan BTH tidak hanya ditandai pembangunan fisik kampus.
Yayasan juga mendorong penguatan sumber daya manusia agar keberadaan kampus memberikan dampak lebih luas bagi Kota Tasikmalaya dan kawasan Priangan Timur.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah hadirnya Program Studi Rekayasa Kosmetik.
Yoris menyebut program tersebut menjadi salah satu andalan baru BTH karena dinilai memiliki keterkaitan dengan perkembangan industri kosmetik sekaligus potensi pemanfaatan bahan alam.
“Prodi rekayasa kosmetik ini menjadi andalan kami. Ini sesuai dengan kebutuhan dan proses perizinannya juga sangat cepat karena kami mempunyai sumber daya manusia dosen yang mumpuni di bidang itu,” ujarnya.
Baca Juga:Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Remaja di Tasikmalaya! 4 Tersangka Peragakan 16 Adegan, Terancam 7 TahunCerita Hidup Bupati Herdiat!
Rektor Universitas BTH Tasikmalaya Prof. Dr. Ruswanto mengatakan para lulusan harus memandang wisuda sebagai awal untuk memasuki fase baru.
Menurut dia, lulusan dari berbagai program studi telah dipersiapkan untuk masuk dunia kerja maupun mengembangkan kewirausahaan.
