Tasik Muslim Fair 2026 Bidik Transaksi Rp10 Miliar, Viman Dorong UMKM Naik Kelas

Tasik Muslim Fair
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan saat membuka Opening Ceremony Tasik Muslim Fair 2026, Kamis (1/10/2026). istimewa
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Tasik Muslim Fair 2026 kembali digelar di Graha Asia, Kota Tasikmalaya.

Memasuki penyelenggaraan tahun ketiga, kegiatan tersebut tidak lagi sekadar menjadi ruang transaksi produk muslim, tetapi diarahkan menjadi wadah untuk mendorong pelaku usaha muslim dan UMKM naik kelas.

Hal itu disampaikan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan saat membuka Opening Ceremony Tasik Muslim Fair 2026, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga:Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Remaja di Tasikmalaya! 4 Tersangka Peragakan 16 Adegan, Terancam 7 TahunCerita Hidup Bupati Herdiat!

Viman menilai keberlanjutan Tasik Muslim Fair menjadi salah satu gambaran solidnya komunitas pengusaha muslim di Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi sekaligus persaudaraan di kalangan pelaku ekonomi muslim.

“Ini adalah wujud nyata Tasik Muslim Fair yang ketiga berjalan. Tentunya ini adalah bukti bahwa silaturahmi, bahwa persaudaraan umat muslim terutama di ekonomi di Kota Tasikmalaya ini betul-betul kita solid,” kata Viman.

Ia menegaskan, Pemkot Tasikmalaya memiliki target lebih besar untuk menjadikan Kota Tasikmalaya sebagai episentrum ekonomi di kawasan Priangan Timur.

Menurut Viman, kekuatan tersebut salah satunya dapat dibangun dari potensi ekonomi masyarakat muslim yang selama ini menjadi bagian penting dari aktivitas perdagangan dan UMKM di Kota Tasikmalaya.

“Kota Tasikmalaya ingin menjadi kota episentrum ekonomi di Priangan Timur. Dan siapa yang mewujudkan hal tersebut? Ya, berawal dari umat muslimnya di sana,” terangnya.

Viman juga menyebut identitas Kota Tasikmalaya sebagai kota religius tetap harus dipertahankan di tengah upaya membuka ruang ekonomi seluas-luasnya.

Baca Juga:APBD Perubahan Diketok ketika Pendapatan Kota Tasikmalaya Masih AnjlokRun For Tasik 2026! Lari Lawan Sampah, Jaga Pejuang Kebersihan

Baginya, Tasik Muslim Fair menjadi semacam miniatur dari arah pengembangan tersebut.

Namun, ia mengingatkan agar keberhasilan acara tidak hanya diukur dari nilai transaksi maupun jumlah pengunjung.

Tahun lalu, nilai transaksi Tasik Muslim Fair disebut mencapai Rp8 miliar dengan jumlah pengunjung sekitar 35.000 orang. Tahun ini, targetnya dinaikkan menjadi Rp10 miliar dan 50.000 pengunjung.

“Bukan hanya kita berbicara tentang transaksionalnya saja, bukan berbicara tahun lalu itu transaksinya Rp8 miliar, tahun ini targetnya Rp10 miliar, tahun lalu ada 35.000 pengunjung, tahun ini ada 50.000 pengunjung, bukan hanya tentang itu saja,” harapnya.

0 Komentar