“Rekayasa kosmetik ada di BTH dan ada di Kota Tasikmalaya. Ini bisa menjadi keunggulan kota sehingga nanti mengangkat marwah kota dan menarik lebih banyak mahasiswa ke Tasikmalaya,” katanya.
Ketua LLDikti Wilayah IV Dr. Lukman ST MHum turut memastikan proses akademik 537 wisudawan telah memenuhi ketentuan sebelum prosesi wisuda digelar.
Ia menyebut seluruh 537 wisudawan dari sembilan program studi telah memperoleh PESN yang valid.
Baca Juga:Usman Mapay Lembur: Mengecek Jalan, Menghitung Domba, Mendengar Suara Warga!Tasik Muslim Fair 2026 Bidik Transaksi Rp10 Miliar, Viman Dorong UMKM Naik Kelas
“Kami sudah memeriksa keseluruhannya. Dari 537, alhamdulillah 537 semua sudah memperoleh PESN yang valid, sehingga sah diwisuda,” kata Lukman.
Ia berharap BTH terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang menjadi kebanggaan kawasan Priangan Timur.
Di tengah seremoni yang penuh kebanggaan itu, pesan sederhana datang dari salah seorang wisudawati cumlaude, Fidela Destia dari Program Studi Farmasi.
Fidela berharap ilmu yang diperolehnya selama kuliah tidak berhenti sebagai catatan akademik, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan dan dunia kerja.
“Ilmu yang didapatkan di sini bisa bermanfaat dan diaplikasikan di kehidupan sehari-hari untuk mencari kerja. Ilmu kefarmasian yang saya dapat bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan juga orang lain,” jelasnya.
Untuk mahasiswa yang masih menjalani pendidikan, Fidela berpesan agar tidak mudah menyerah menghadapi tugas dan tekanan selama kuliah.
“Terus berjuang, jangan pantang menyerah. Kalau capek atau pusing dengan tugas itu sudah hal biasa. Ingat saja orang tua, perjuangan orang tua buat kita,” tukasnya. (rezza rizaldi)
