TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kota Tasikmalaya tidak melulu diwarnai kegiatan yang bersifat seremonial.
Kodim 0612/Tasikmalaya memilih cara yang lebih dekat dengan masyarakat melalui Gebyar Mancing Siliwangi.
Kegiatan tersebut digelar di Pemancingan Siliwangi Koramil 1201/Tawang Kodim 0612/Tasikmalaya, Jalan Sapta Marga Nomor 1, Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Minggu (4/10/2026).
Baca Juga:537 Mahasiswa Universitas BTH Tasikmalaya Diwisuda, Lulusan Dituntut Tak Sekadar Pegang IjazahUsman Mapay Lembur: Mengecek Jalan, Menghitung Domba, Mendengar Suara Warga!
Sekitar 80 peserta ambil bagian dalam kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut. Suasana pemancingan pun berubah lebih semarak.
Jika biasanya pemancing hanya berkutat dengan kail dan umpan, kali ini lapak-lapak pemancingan menjadi ruang perjumpaan antara prajurit, aparat kepolisian dan masyarakat.
Gebyar Mancing Siliwangi dibuka langsung Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han. Pembukaan menjadi penanda dimulainya kegiatan sekaligus bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI.
“Gebyar Mancing Siliwangi ini kami gelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 TNI. Ini merupakan salah satu rangkaiannya,” ujar Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasdim 0612/Tasikmalaya Mayor Caj Dadan Kusnadi, Danramil 1201/Tawang Kapten Caj Yedi Supriadi selaku penanggung jawab kegiatan, Kapolsek Tawang Iptu Azis Kartaji, S.Kom, Kapolsek Cihideung AKP Agus Khusaeni serta para peserta Gebyar Mancing Siliwangi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembagian nomor peserta dan lapak. Peserta kemudian menempati posisi masing-masing untuk mengikuti perlombaan.
Setelah seluruh peserta siap, Dandim 0612/Tasikmalaya secara resmi membuka Gebyar Mancing Siliwangi. Pembukaan dilanjutkan dengan penebaran ikan secara simbolis sebagai tanda dimulainya perlombaan.
Baca Juga:Tasik Muslim Fair 2026 Bidik Transaksi Rp10 Miliar, Viman Dorong UMKM Naik KelasRekonstruksi Kasus Pengeroyokan Remaja di Tasikmalaya! 4 Tersangka Peragakan 16 Adegan, Terancam 7 Tahun
Begitu aba-aba diberikan, para peserta langsung melemparkan kail. Konsentrasi pun tertuju pada permukaan air, menunggu tanda-tanda umpan disambar ikan.
Suasana berlangsung penuh antusias. Ada yang serius menunggu kail bergerak, ada pula yang menikmati suasana sambil berinteraksi dengan peserta lainnya.
Di tengah rutinitas kehidupan masyarakat yang semakin padat, kegiatan sederhana seperti memancing justru menjadi ruang untuk berkomunikasi.
Tidak ada sekat antara seragam dan warga ketika perhatian sama-sama tertuju pada kail yang diharapkan membawa keberuntungan.
