35 Tahun Primajasa: ETA, Disiplin, dan Jalan Pengabdian H. Amir Mahpud

35 tahun Primajasa
Dr. Usman Kusmana, M.Si. (Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Tasikmalaya)
0 Komentar

Dua Jalan, Satu Nilai Pengabdian

Kiprah H. Amir Mahpud dalam dunia usaha dan politik memperlihatkan dua jalan pengabdian yang berbeda, tetapi dipertemukan oleh nilai yang sama.

Dalam dunia usaha, pengabdian diwujudkan melalui penciptaan lapangan kerja, pelayanan transportasi, pertumbuhan ekonomi, dan keberanian melakukan investasi.

Dalam dunia politik, pengabdian diwujudkan melalui perjuangan aspirasi, kaderisasi kepemimpinan, perumusan kebijakan, serta keberpihakan kepada kepentingan rakyat. Keduanya membutuhkan kepercayaan.

Baca Juga:Periksa Saksi Tragedi Cilembang, Polres Tasikmalaya Kota Ungkap Fakta BeginiKorban Dugaan Tindak Kekerasan di Cilembang Meninggal Dunia, Polres Tasikmalaya Kota Masih Lacak Jejak Pelaku

Perusahaan kehilangan masa depan ketika masyarakat tidak lagi percaya. Partai politik juga kehilangan legitimasi ketika rakyat tidak lagi percaya.

Karena itu, tantangan H. Amir Mahpud ke depan bukan sekadar menjaga keberhasilan bisnis dan pengaruh politik, tetapi memastikan keduanya meninggalkan warisan sosial yang bermanfaat.

Warisan terbaik seorang pengusaha bukan hanya perusahaan besar, melainkan sistem usaha yang profesional, manusiawi, dan mampu bertahan melampaui generasi pendirinya.

Warisan terbaik seorang politisi bukan sekadar jabatan, melainkan lahirnya kader-kader berintegritas, kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, dan budaya politik yang sehat.

Memasuki Babak Baru Primajasa

Memasuki usia ke-35, Primajasa menghadapi tantangan baru. Transformasi digital, keselamatan transportasi, pelayanan berbasis teknologi, kendaraan ramah lingkungan, profesionalisme sumber daya manusia, dan meningkatnya tuntutan kenyamanan penumpang harus menjadi bagian dari agenda masa depan.

Primajasa tidak cukup hanya mempertahankan kejayaan masa lalu. Ia harus terus memperbarui dirinya.

Namun pembaruan tersebut tetap harus berpijak pada nilai dasar yang telah ditanamkan pendirinya: pelayanan yang ekonomis, tepat waktu, dan aman; kerja yang setiap hari menghasilkan benefit; serta disiplin sebagai fondasi profesionalisme.

Baca Juga:79 Mahasiswa UBK PSDKU Tasikmalaya Dinyatakan Lulus, 90 Persen Dinyatakan Telah BekerjaRatusan Warga Perum BMM Tasikmalaya Meriahkan HUT RI dengan Fun Walk dan Karnaval

Nilai-nilai tersebut harus diwariskan kepada setiap generasi karyawan. Sebab perusahaan besar tidak hanya diwariskan melalui aset dan kepemilikan, tetapi juga melalui budaya kerja.

Pada akhirnya, 35 tahun Primajasa bukan hanya perayaan usia sebuah perusahaan. Ini adalah perayaan atas perjalanan panjang melayani masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, menggerakkan ekonomi, menghubungkan berbagai wilayah, dan menanamkan budaya kerja yang berorientasi pada manfaat.

Selamat ulang tahun ke-35 PT Primajasa Perdanaraya Utama. Semoga Primajasa semakin maju, sukses, modern, dan terpercaya sebagai perusahaan jasa transportasi nasional yang melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

0 Komentar