79 Mahasiswa UBK PSDKU Tasikmalaya Dinyatakan Lulus, 90 Persen Dinyatakan Telah Bekerja

ubk tasikmalaya
Senat dan lulusan UBK PSDKU Tasikmalaya foto bersama usai yudisium di Kampus 1 UBK Tasikmalaya, 21 Agustus 2026. (ist)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sebanyak 79 mahasiswa Universitas Bhakti Kencana (UBK) PSDKU Tasikmalaya dinyatakan lulus dalam Yudisium Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Kampus 1 UBK Tasikmalaya pada 21 Agustus 2026. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dengan dihadiri Rektor UBK bersama Wakil Rektor I, II, dan III, Sekretaris Senat, serta sejumlah anggota senat.

Ketua Senat UBK PSDKU Tasikmalaya, Bdn Eneng Daryanti MKes PhD, menyampaikan bahwa 79 mahasiswa yang mengikuti yudisium berasal dari Program Studi S1 Keperawatan dan D3 Kebidanan.

“Setelah dinyatakan lulus dalam yudisium, mereka berhak menyandang gelar. Selanjutnya, mereka tinggal menunggu pelaksanaan wisuda dan nomor ijazah,” ujarnya kepada Radar, Senin (31/8/2026).

Baca Juga:Ratusan Warga Perum BMM Tasikmalaya Meriahkan HUT RI dengan Fun Walk dan KarnavalSiswa MAN 1 Tasikmalaya Juara OBA Jabar, Syifa Auliya Lolos Nasional

Menurut Eneng, capaian para lulusan juga semakin menggembirakan karena seluruh lulusan D3 Kebidanan dan Profesi Ners yang mengikuti uji kompetensi nasional dinyatakan lulus.

“Dengan begitu, mereka sudah kompeten untuk masuk ke dunia kerja,” katanya.

Selain capaian kelulusan uji kompetensi, sebagian besar peserta yudisium juga telah memasuki dunia kerja. Berdasarkan data, sekitar 90 persen peserta yudisium diketahui sudah bekerja. Eneng menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian yang diraih para lulusan. Ia berharap ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat diterapkan secara nyata ketika mereka menjalankan profesinya.

“Harapannya, ke depan para lulusan dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dan menjadi tenaga kesehatan yang kompeten serta bertanggung jawab terhadap profesinya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Cabang UBK PSDKU Tasikmalaya, Ns. Asep Mulyana, SKep, MM, Mkep, PhD, menilai yudisium bukan sekadar seremoni yang menandai berakhirnya masa studi mahasiswa. Menurutnya, momentum tersebut sekaligus menjadi titik awal bagi para lulusan untuk memasuki dunia profesional dan memberikan pengabdian kepada masyarakat.

“Yudisium ini menjadi momen yang penuh makna. Selain sebagai tanda berakhirnya masa studi, acara ini juga menjadi awal dari perjalanan baru di dunia kerja dan pengabdian masyarakat,” ungkap Asep.

Ia menambahkan, penyelenggaraan yudisium tersebut menjadi bagian dari komitmen UBK PSDKU Tasikmalaya dalam mencetak tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi, daya saing, serta kesiapan untuk berkontribusi lebih luas.

0 Komentar