Lini Belakang Rapuh, PSGC Takluk dari Semen Padang Dua Gol Tanpa Balas

Psgc vs semen padang
PSGC Ciamis berhadapan dengan Semen Padang pada laga lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (26/9/2026). (Istimewa)
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID– PSGC Ciamis harus mengakui keunggulan Semen Padang setelah kalah 0-2 pada lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (26/9/2026).

Semen Padang membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui Ilija Spasojevic. Gol tersebut sempat diperdebatkan karena hakim garis menilai terjadi offside. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan VAR, wasit mengesahkan gol tersebut sehingga PSGC tertinggal 0-1.

PSGC berupaya merespons dengan meningkatkan tekanan. Sejumlah peluang dibangun untuk mengejar ketertinggalan, tetapi hingga babak pertama berakhir skor tetap 0-1.

Baca Juga:Portal Papayan-Cikalong Dipersoalkan, Pengusaha Minta Truk Legal Tak DibatasiBangun Sinergi dengan KPAID, Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Siapkan Formulasi Tangani Bullying di Madrasah

Memasuki babak kedua, Laskar Singacala tampil lebih terbuka untuk mencari gol penyeimbang. Namun, Semen Padang mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan PSGC. Upaya PSGC membongkar pertahanan lawan belum membuahkan hasil, sementara Semen Padang beberapa kali mengancam melalui serangan balik.

Semen Padang akhirnya menggandakan keunggulan pada menit ke-86 melalui M. Rahmat. Hingga peluit akhir dibunyikan, PSGC gagal mencetak gol balasan dan pertandingan berakhir dengan skor 0-2.

Kekalahan tersebut menjadi yang kedua bagi PSGC setelah menjalani tiga pertandingan. Pelatih PSGC Ciamis Heri Kiswanto mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi, terutama terkait pola permainan yang dinilai kurang variatif.

“Kita harus cepat evaluasi seperti kurang variatif. Sebab, ke depannya fokus ke pertandingan berikutnya away ke Kudus,” katanya setelah pertandingan di ruang konferensi pers Stadion Galuh, Ciamis, Sabtu (26/9/2026).

Heri juga menilai gol pertama Semen Padang sempat memengaruhi konsentrasi sejumlah pemain PSGC. Pasalnya, gol tersebut lebih dulu dinilai offside sebelum akhirnya dinyatakan sah setelah pemeriksaan VAR.

“Situasi tersebut, sedikit memengaruhi konsentrasi sejumlah pemain. Karena agak terganggu dengan gol yang pertama itu, seperti offside saat melihat VAR ternyata onside di sahkan wasit,“ujarnya.

Meski demikian, Heri memilih menghormati keputusan wasit dan meminta para pemain tetap fokus menjalankan pertandingan.

Baca Juga:Potensi Zakat Dapur MBG di Kabupaten Tasikmalaya Tembus Rp 4,5 Miliar, Ini Kata BAZNASAnggota DPRD Jabar Arip Rachman Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Temui Warga di Cibeureum Kota Tasikmalaya

“Wasit sudah berusaha baik. Yang jelas ada VAR juga yang bisa membantu, jadi saya ikut apa yang diputuskan wasit,” katanya.

Dalam kondisi tertinggal, Heri juga berupaya menjaga mental pemain agar tidak larut dalam insiden yang terjadi di lapangan. Evaluasi berikutnya akan diarahkan pada lini pertahanan yang dinilai masih memberikan ruang bagi lawan untuk menciptakan peluang.

0 Komentar