Jangan Cuma Jadi Jalan ke Pangandaran, Goa Cikapinis Didorong Jadi Magnet Wisata Karangnunggal

Goa Cikapinis jadi destinasi wisata
Mahasiswa KKN STHG Posko Desa Cikapinis Bersama Ketua Komisi IV DPRD, Asep Syaefullah, Kabid Pariwisata, Taufik dan unsur perangkat Desa Cikapinis berfoto Bersama usai audiensi. istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Jangan sampai jalan di Tasikmalaya Selatan makin mulus, tetapi wisatawan justru cuma melintas tanpa mampir.

Kekhawatiran itu mencuat dalam audiensi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Hukum Galunggung (STHG) Posko Desa Cikapinis dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (26/8/2026).

Dalam audiensi tersebut, mahasiswa mendorong Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya serius menggarap potensi wisata alam di Desa Cikapinis, Kecamatan Karangnunggal.

Baca Juga:Permurtadan Berkedok Healing Gratis Menyasar Warga Kota Tasikmalaya, MUI Minta Pemimpin Waspada Uang Palsu Dicetak di Kota Tasikmalaya, FOSSMA Ingatkan Pengusaha Percetakan soal Jerat Hukum

Salah satu yang disoroti adalah keberadaan sebuah goa yang memiliki aliran sungai di dalamnya.

Keunikan itu dinilai bisa menjadi daya tarik wisata baru, khususnya di wilayah Tasikmalaya Selatan.

“Selama ini hanya dapat perhatian desa. Ke depan harus diperhatikan Pemkab Tasikmalaya,” kata Ketua Kelompok KKN STHG, Revalino.

Menurut Revalino, potensi goa tersebut jangan hanya dipandang sebagai aset alam milik desa.

Jika dikaji dan dikelola dengan serius, kawasan itu berpeluang dikembangkan menjadi destinasi wisata yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Cikapinis dan Karangnunggal.

Mahasiswa juga mengingatkan agar pembangunan pariwisata tidak berhenti pada seremoni atau sekadar penetapan sebuah lokasi sebagai objek wisata.

Ada pekerjaan rumah yang jauh lebih penting, mulai dari kajian potensi, pemetaan kawasan, aksesibilitas, keselamatan pengunjung, kelestarian lingkungan hingga model pengelolaan yang melibatkan masyarakat.

Baca Juga:Pramuka SDN 2 Kersanagara Kota Tasikmalaya Gerakkan 2 Kersa 4B! Ajarkan Berbagi Tanpa Menunggu LebihUang Palsu 100 Ribu Diproduksi di Cipedes Kota Tasikmalaya, Camat Singgung Godaan Bisnis Ilegal

Mahasiswa KKN lainnya, Dede Sukmajaya, mengatakan pengembangan destinasi wisata tidak harus dilakukan secara instan.

“Keberadaan goa dengan sungai di dalamnya justru bisa menjadi keunikan yang ditawarkan Kabupaten Tasikmalaya, khususnya wilayah Tasikmalaya Selatan,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, mahasiswa juga menyoroti arah pembangunan infrastruktur di wilayah Tasikmalaya Selatan yang selama ini banyak berkaitan dengan peningkatan kualitas jalan.

Pembangunan jalan tentu tetap penting. Namun, menurut mahasiswa, peningkatan konektivitas harus dibarengi dengan pengembangan destinasi yang mampu membuat wisatawan berhenti, bukan sekadar mempercepat perjalanan.

Jangan sampai jalan semakin bagus justru hanya membuat perjalanan menuju Pangandaran semakin lancar, sementara potensi wisata di sepanjang jalur tersebut tidak ikut berkembang.

Jika terdapat destinasi menarik di kawasan Karangnunggal dan sekitarnya, wisatawan memiliki alasan untuk berhenti, berkunjung dan membelanjakan uangnya di daerah.

0 Komentar