BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Kadin dan Hipmi Kota Tasikmalaya, Ribuan Pekerja Didorong Dapat Perlindungan

BPJS Ketenagakerjaan
Jajaran pegawai BPJS Ketenagakerjaan, Kadin, dan Hipmi Kota Tasikmalaya difoto bersama di Siloka, Kecamatan Indihiang, Minggu, 13 September 2026. (Dok. BPJS Ketenagakerjaan Tasikmalaya)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Tasikmalaya semakin diperkuat. BPJS Ketenagakerjaan bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tasikmalaya serta Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Tasikmalaya membangun sinergi untuk mendorong semakin banyak pekerja mendapatkan perlindungan saat menjalankan aktivitas kerja.

Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk menjembatani kebutuhan pekerja dan pelaku usaha. Melalui kerja sama dengan organisasi dunia usaha, BPJS Ketenagakerjaan berharap pemahaman mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan dapat semakin luas, terutama di kalangan pengusaha yang tengah mengembangkan bisnis dan mulai memiliki tenaga kerja.

Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan, Kadin, dan Hipmi diwujudkan melalui kegiatan pertemuan sekaligus sosialisasi yang berlangsung di Siloka, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Minggu, 13 September 2026.

Baca Juga:Jelang HUT Ke-36, JNE Gandeng Muklay Sulap Armada Jadi Galeri Seni Berjalan Bertema Melesat HebatJG Motor Tasikmalaya Andalkan Penjualan Digital, 60 Persen Transaksi Berasal dari Online

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai unsur penting, mulai dari Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tasikmalaya, jajaran pengurus Kadin, pengurus Hipmi, hingga para pelaku usaha lokal.

Forum tersebut menjadi wadah diskusi mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bagian dari pembangunan dunia usaha yang sehat. Perlindungan terhadap pekerja dinilai tidak hanya berkaitan dengan kesejahteraan tenaga kerja, tetapi juga memiliki hubungan erat dengan keberlangsungan perusahaan.

Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Swartoko, menjelaskan bahwa keberadaan program jaminan sosial ketenagakerjaan memberikan rasa aman bagi pekerja sekaligus menjadi fondasi penting dalam menciptakan hubungan industrial yang lebih baik.

Menurutnya, keterlibatan organisasi seperti Kadin dan Hipmi memiliki peran besar karena kedua lembaga tersebut memiliki kedekatan langsung dengan para pelaku usaha. Melalui kolaborasi tersebut, informasi mengenai manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan diharapkan dapat lebih mudah diterima oleh pengusaha maupun pekerja.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tasikmalaya, Dewi Manik Imannury, menyampaikan bahwa kerja sama dengan organisasi pengusaha menjadi bagian penting dalam memperluas pemahaman dan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Ia menilai dunia usaha memiliki posisi strategis dalam memastikan pekerja memperoleh perlindungan yang layak. Terlebih, banyak pelaku usaha berkembang yang mulai merekrut karyawan sehingga membutuhkan pemahaman mengenai tanggung jawab perusahaan terhadap tenaga kerja.

0 Komentar