RADARTASIK.ID – Alphadjo Cissé mencuri perhatian dalam kemenangan AC Milan atas Torino.
Pemain muda berusia 19 tahun itu mencetak gol pada debutnya di Serie A sekaligus membayar lunas kepercayaan Ruben Amorim yang sejak pramusim sudah menunjukkan keyakinan besar terhadap dirinya.
Cissé menjadi starter ketika banyak pihak sebelumnya tidak menyangka dirinya akan bertahan di skuad utama Milan.
Baca Juga:AC Milan Menang Tipis Atas Torino, Jurnalis Italia: Amorim Salah Susun PemainKolo Muani Mandul, Spalletti: Juventus Butuh Penyerang Baru
Kehadiran pemain muda tersebut menjadi salah satu kejutan dalam susunan pemain Amorim untuk menghadapi Torino.
Keputusan sang pelatih terbukti tepat. Cissé mencetak gol pembuka Milan dalam kemenangan 2-1 atas Torino.
Gol tersebut terasa semakin istimewa karena Torino sebelumnya justru menjadi salah satu klub yang berminat mendapatkan sang pemain dengan status pinjaman.
Kini, Cissé justru datang ke markas Torino sebagai lawan dan mencetak gol untuk Rossoneri.
Sebelum musim dimulai, Torino menjadi salah satu klub yang paling serius memantau situasi Cissé. Klub berjuluk Granata itu ingin mendapatkan sang pemain dengan status pinjaman.
Rencana tersebut sebenarnya cukup masuk akal. Cissé membutuhkan menit bermain dan pengalaman di level senior.
Bermain secara reguler di klub dengan tekanan lebih rendah dibandingkan Milan bisa menjadi jalan ideal untuk mengembangkan kemampuannya.
Sassuolo juga dikabarkan tertarik mendapatkan pemain muda tersebut.
Baca Juga:Rating Pemain AC Milan Saat Tumbangkan Torino 2-1: Cisse Bersinar, Chukwueze Jadi BintangVieri Akui Serie A Sudah Hilang Masa Jayanya: Semua Orang Ingin Pindah ke Liga Inggris
Akan tetapi, Milan akhirnya tidak melepas Cissé. Amorim justru melihat potensi besar dalam diri pemain yang baru berusia 19 tahun itu.
Cissé merupakan pemain yang didatangkan Milan dari Verona pada Januari lalu dan kemudian dipinjamkan ke Catanzaro.
Perjalanannya musim lalu sempat terganggu cedera serius pada bagian adduktor yang membuatnya kehilangan sebagian besar paruh kedua musim.
Pengalaman Cissé di Serie A juga masih sangat terbatas. Sebelum bergabung dengan Milan, ia hanya tiga kali tampil bersama Verona di kompetisi kasta tertinggi Italia dengan total sekitar 15 menit bermain.
Artinya, secara pengalaman, Cissé sebenarnya belum memiliki modal yang cukup untuk langsung menjadi starter di klub sebesar Milan.
Amorim melihat persoalan tersebut dari sudut berbeda.
