RADARTASIK.ID – Juventus mengawali Serie A 2026-2027 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Frosinone.
Bermain pada laga pekan pertama, Bianconeri harus bekerja keras sebelum akhirnya membawa pulang tiga poin berkat gol sundulan Gleison Bremer.
Kemenangan tersebut menjadi awal positif bagi Luciano Spalletti sebagai pelatih Juventus.
Baca Juga:Rating Pemain AC Milan Saat Tumbangkan Torino 2-1: Cisse Bersinar, Chukwueze Jadi BintangVieri Akui Serie A Sudah Hilang Masa Jayanya: Semua Orang Ingin Pindah ke Liga Inggris
Meski mendapatkan hasil sesuai target, Spalletti menilai masih ada sejumlah aspek yang harus diperbaiki, terutama dalam hal determinasi dan kemampuan tim memanfaatkan ruang.
Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah Randal Kolo Muani. Striker asal Prancis tersebut mendapatkan nilai 6 setelah tampil sebagai starter, tetapi belum mampu memberikan kontribusi maksimal di lini depan.
Kolo Muani sebenarnya beberapa kali mencoba terlibat dalam permainan. Pada awal pertandingan, ia sempat melakukan beberapa kesalahan dalam memberikan umpan.
Setelah itu, mantan penyerang Paris Saint-Germain tersebut mulai lebih aktif mencari ruang, mengancam gawang lawan, serta membantu rekan-rekannya melalui pergerakan cepat.
Peluang emas kemudian datang di depan gawang Frosinone. Kolo Muani hanya tinggal berhadapan dengan peluang dari jarak sangat dekat, tetapi penyelesaiannya justru gagal dan terlihat kurang meyakinkan.
Pada babak kedua, ia tetap bekerja keras dan banyak berlari. Masalahnya, pergerakan tersebut belum sepenuhnya efektif karena Kolo Muani kesulitan menemukan ruang untuk melepaskan tembakan.
Spalletti pun memberikan penilaian yang cukup tegas mengenai kondisi Kolo Muani.
Baca Juga:Fans Atletico Kesal Julian Alvarez Ngotot Pindah ke Barcelona Torino vs AC Milan: Mario Gila dan Goncalo Ramos Jadi Starter
Menurutnya, Juventus memang sengaja mendatangkan dan terus memberikan dukungan kepada sang striker karena mereka mengetahui kualitas yang dimilikinya.
“Kolo Muani adalah pemain yang kami datangkan karena kami percaya pada kualitasnya. Kami menjaganya, kami mendukungnya dan kami tahu nilai yang dia miliki,” ujar Spalletti kepada DAZN.
Akan tetapi, pelatih Juventus itu meminta Kolo Muani menyadari satu persoalan penting. Sang striker sudah cukup lama tidak mendapatkan kesempatan bermain secara konsisten.
“Dia harus menyadari bahwa sudah dua tahun dia tidak bermain dan pasti ada alasannya,” kata Spalletti.
Menurut Spalletti, kondisi tersebut membuat Kolo Muani membutuhkan proses untuk kembali menemukan level terbaiknya.
Seorang pemain terkadang merasa dirinya masih berada di level luar biasa, tetapi ada aspek tertentu yang sempat hilang dan harus kembali ditemukan melalui pertandingan.
