Spalletti menggunakan analogi menarik untuk menggambarkan situasi tersebut. Menurutnya, Juventus harus mampu keluar dari tekanan dan tidak justru membatasi diri sendiri.
“Jika Anda berhasil keluar dari penjara-penjara kecil itu, kemudian ada kebebasan. Tergantung apakah Anda ingin menjadi orang bebas atau tahanan. Dalam beberapa momen, kami justru ingin menjadi tahanan meskipun sebenarnya sudah bebas,” ujar Spalletti.
Sementara itu, terkait kondisi Guglielmo Vicario, Spalletti memastikan tidak ada masalah serius. Kiper tersebut hanya mengalami kram dan akhirnya ditarik keluar sebagai langkah pencegahan.
Baca Juga:Rating Pemain AC Milan Saat Tumbangkan Torino 2-1: Cisse Bersinar, Chukwueze Jadi BintangVieri Akui Serie A Sudah Hilang Masa Jayanya: Semua Orang Ingin Pindah ke Liga Inggris
“Vicario? Hanya kram. Ada satu momen ketika dia merasa ototnya tertarik cukup kuat, sehingga kami memilih menggantinya,” kata Spalletti.
Kemenangan atas Frosinone menjadi awal yang penting bagi Juventus.
Hasil 1-0 memang memberikan tiga poin, tetapi penampilan Kolo Muani dan efektivitas lini depan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi Spalletti.
