Pengusaha Muda Tasikmalaya Polisikan Akun Medsos, Bantah Hina Budaya Sebut Ada Framing Negatif

pengusaha muda Tasikmalaya laporkan pencemaran nama baik
Pengusaha muda Tasikmalaya, Ridho Nurfebrianto Baskandar memperlihatkan surat laporannyadi halaman Mapolres Tasikmalaya Kota, Jumat sore (31/7/3026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Dugaan pencemaran nama baik dan fitnah melalui media sosial berujung ke ranah hukum.

Seorang pengusaha muda Tasikmalaya, Ridho Nurfebrianto Baskandar atau yang akrab disapa Kang Bara, melaporkan pemilik akun media sosial *** ke Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Jumat (31/7/2026) sore.

Didampingi rekannya, warga Kecamatan Tawang itu datang untuk membuat laporan polisi setelah namanya disebut-sebut dalam sejumlah unggahan media sosial yang menurutnya berisi informasi tidak benar dan merugikan dirinya.

Baca Juga:Ngaruat Simbol Nagara, Cara Warga Cintarasa Tasikmalaya Rawat Nasionalisme Akar Rumput Jelang HUT RI Kapolres Tasikmalaya Kota Berganti! Estafet Kepemimpinan Berlanjut, Sentuhan Humanis Tetap Menyala

Kepada Radar, Kang Bara membantah keras narasi yang menyebut dirinya merendahkan budaya Tasikmalaya.

Menurut dia, tuduhan tersebut merupakan informasi bohong yang telah berkembang di berbagai platform media sosial.

“Saya datang ke sini melaporkan dugaan pencemaran nama baik. Semua narasi itu hoaks. Saya lahir dan besar di Tasikmalaya, dari kecil sampai sekarang tinggal di Tasik. Mana mungkin saya merendahkan budaya daerah sendiri,” ujarnya.

Ia juga membantah informasi yang menyebut dirinya menjabat sebagai sekretaris salah satu partai politik di Tasikmalaya.

Selain merasa nama baiknya tercemar, Kang Bara mengaku khawatir karena narasi yang beredar dinilai berpotensi memicu kebencian, mengandung unsur adu domba hingga intimidasi terhadap dirinya.

“Narasinya mengkhawatirkan bagi saya. Ada unsur yang mengarah ke SARA, adu domba dengan pegiat budaya, sampai intimidasi dan ancaman. Ini sudah menyangkut rasa aman saya,” katanya.

Menurut Kang Bara, dirinya juga tidak mengenal sosok yang mengunggah narasi tersebut. Namun, akun itu disebut seolah-olah mengetahui secara detail tentang dirinya.

Baca Juga:Sule Syuting Layanan Masyarakat Soal Anti Korupsi di Kota Tasikmalaya, Libatkan Pelajar dan Seniman LokalDefisit Anggaran Dekati Rp200 Miliar, DPR RI Minta Pemkot Tasikmalaya Bongkar Ulang APBD 2026

Ia mengaku mengetahui adanya tuduhan tersebut setelah diberi tahu oleh teman-temannya, bukan karena mencari sendiri informasi di media sosial.

Lebih lanjut, Kang Bara mengatakan sedikitnya terdapat lebih dari 10 unggahan di berbagai platform, mulai dari situs web, Facebook hingga Instagram, yang menurutnya membangun opini negatif terhadap dirinya.

Tuduhan yang paling disorot adalah narasi bahwa dirinya diduga memberikan komentar dan emotikon tertawa terhadap konten budaya di sebuah kanal media sosial.

Padahal, Kang Bara menegaskan tidak pernah memberikan komentar maupun reaksi emotikon sebagaimana yang dituduhkan.

0 Komentar