Kamtibmas Kota Tasikmalaya Disorot! Forsil RTRW Minta CCTV Diperbanyak di Titik Rawan, Jangan Andalkan Patroli

keamanan Kota Tasikmalaya
Ketua Umum Forsil RTRW Tasikmalaya Deden Tazdad Hubban dan surat terbuka. istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Tasikmalaya didorong agar tidak hanya ditangani setelah kejadian terjadi.

Forum Silaturahmi Rukun Tetangga dan Rukun Warga (Forsil RTRW) Tasikmalaya meminta Pemerintah Kota Tasikmalaya memperkuat sistem pengamanan berbasis lingkungan.

Ketua Umum Forsil RTRW Tasikmalaya Deden Tazdad Hubban menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada Wali Kota Tasikmalaya melalui surat terbuka tertanggal Senin 14 September 2026.

Baca Juga:Pengurus Lama Bersuara! Mukota KADIN di Grand Metro Kota Tasikmalaya Harus Diulang karena Langgar KepresJob Fair BTH Tasikmalaya Dorong Lulusan Langsung Kerja, Bukan Sekadar Wisuda

Salah satu sorotan utama adalah kebutuhan pemasangan CCTV di titik-titik rawan serta lokasi strategis yang belum terjangkau pengawasan.

Deden mengatakan, keberadaan kamera pengawas dinilai penting untuk memperkuat pengawasan sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi tindak kriminal.

“Sebagai mitra strategis pemerintah di garda terdepan, kami memandang perlu adanya langkah-langkah konkret dan kolaboratif,” ujar Deden kepada Radar, Rabu (16/9/2026).

Menurutnya, CCTV dapat diarahkan ke lokasi yang dinilai rawan kriminalitas maupun titik berkumpulnya masyarakat. Dengan begitu, pengawasan tidak sepenuhnya bertumpu pada kehadiran petugas di lapangan.

Sebab, mengandalkan patroli semata di tengah luasnya wilayah perkotaan ibarat berharap satu pasang mata mampu mengawasi seluruh sudut kota.

Selain CCTV, Forsil RTRW juga mengusulkan revitalisasi sistem keamanan lingkungan (Siskamling) melalui lomba Pos Kamling tingkat Kota Tasikmalaya.

Deden menilai program tersebut dapat menjadi stimulus untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong warga dalam menjaga keamanan lingkungan.

Baca Juga:Mukota KADIN di Grand Metro Kota Tasikmalaya Dipersoalkan! Diduga Cacat Administrasi dan Langgar AturanSimsalabim! Defisit APBD Perubahan 2026 Kota Tasikmalaya Menyusut dari Rp180 Miliar Jadi Rp27 Miliar

Forsil RTRW berharap Pemkot Tasikmalaya menyediakan apresiasi atau hadiah yang cukup menarik bagi para pemenang.

Bukan sekadar lomba seremonial, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong partisipasi warga dalam menjaga lingkungannya masing-masing.

“Guna memicu kembali semangat gotong royong warga dalam menjaga lingkungan,” menjadi salah satu alasan Forsil RTRW mengusulkan program tersebut.

Usulan lainnya adalah pemberian penghargaan kepada aparat keamanan yang berprestasi dalam menjaga Kamtibmas di Kota Tasikmalaya.

Deden mengusulkan Pemkot memberikan reward kepada anggota TNI, Polri, Satpol PP maupun Linmas yang dinilai berprestasi dalam membongkar kemungkaran, kemaksiatan maupun tindak kriminalitas.

Bentuk apresiasi yang diusulkan antara lain kenaikan pangkat pinunjul, piagam penghargaan, maupun hadiah materiel lainnya sebagai bentuk terima kasih warga kota.

0 Komentar