Bagi Forsil RTRW, penghargaan tersebut bukan semata soal hadiah. Lebih jauh, apresiasi dinilai dapat menjadi pemantik semangat bagi aparat yang bekerja di lapangan.
Forsil RTRW Tasikmalaya menyatakan siap bersinergi dengan Pemkot Tasikmalaya dalam merumuskan kebijakan keamanan kota ke depan, sekaligus mengawal implementasi program-program tersebut di lapangan.
Deden berharap tiga usulan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan utama Wali Kota Tasikmalaya dalam menyusun kebijakan Kamtibmas.
Baca Juga:Pengurus Lama Bersuara! Mukota KADIN di Grand Metro Kota Tasikmalaya Harus Diulang karena Langgar KepresJob Fair BTH Tasikmalaya Dorong Lulusan Langsung Kerja, Bukan Sekadar Wisuda
Surat terbuka itu juga menjadi penegasan bahwa urusan keamanan bukan hanya perkara aparat datang ketika masalah sudah meledak.
Warga di tingkat RT dan RW justru berada di garis depan untuk membaca potensi gangguan sebelum berubah menjadi persoalan besar.
Dengan kata lain, jangan sampai keamanan baru ramai dibicarakan setelah kejadian; sementara kamera, ronda dan sistem pencegahan masih sibuk menunggu anggaran. (rezza rizaldi)
