TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Gelar sarjana atau ijazah ternyata belum cukup menjadi garis finis.
Universitas Bakti Tunas Husada (BTH) Tasikmalaya mencoba memastikan lulusannya tidak berhenti pada seremoni wisuda, tetapi langsung punya jalan menuju dunia kerja.
Pesan itu mengemuka dalam pembukaan BTH Job Fair 2026 di Convention Hall Universitas BTH Tasikmalaya, Selasa (15/9/2026).
Baca Juga:Mukota KADIN di Grand Metro Kota Tasikmalaya Dipersoalkan! Diduga Cacat Administrasi dan Langgar AturanSimsalabim! Defisit APBD Perubahan 2026 Kota Tasikmalaya Menyusut dari Rp180 Miliar Jadi Rp27 Miliar
Rektor Universitas BTH Tasikmalaya Prof. Dr. Ruswanto, M.Si. mengatakan, job fair tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa dan wisudawan untuk mencari peluang kerja sesuai kompetensi yang dimiliki.
“Peluang kesempatan bagi wisudawan kita untuk mencari peluang-peluang pekerjaan di tahun 2026,” kata Ruswanto saat ditemui usai membuka BTH Job Fair.
Menurut dia, sejumlah perusahaan telah bergabung dalam kegiatan tersebut untuk membuka peluang rekrutmen bagi lulusan BTH.
Ruswanto menegaskan, kampus tidak ingin sekadar mencetak lulusan kemudian melepas mereka begitu saja menghadapi ketatnya pasar kerja.
Karena itu, pihaknya berupaya mempertemukan lulusan dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Terlebih, sebagian program studi di BTH bergerak di bidang kesehatan sehingga peluang kerja di rumah sakit maupun klinik cukup terbuka.
“Banyak juga alumni kita yang sebelum lulus itu sudah dipesan di beberapa lembaga pekerjaan, seperti rumah sakit, klinik,” terangnya.
Baca Juga:Jam Kerja ASN Kota Tasikmalaya Jadi 07.30 Hari ini, Sekda: Jangan Antar Anak Lalu Pulang LagiKereta Api Lokal Tasikmalaya Didorong Kembali Beroperasi, KAMMI Soroti Stasiun Lama yang Sepi
Ia menyebut, mahasiswa bahkan diupayakan sudah memiliki peluang kerja sebelum benar-benar menyandang status sebagai lulusan.
Bagi Ruswanto, ukuran keberhasilan pendidikan tidak berhenti pada berapa banyak mahasiswa yang diwisuda. Ada pekerjaan yang menunggu setelah toga dilepas.
“Pokoknya satu kata tagline-nya, lulus dari sini jangan nganggur,” tegasnya. “Insyaallah, lulus langsung kerja,” lanjutnya.
Meski demikian, Ruswanto tidak memasang angka target khusus mengenai jumlah peserta yang akan terserap dalam BTH Job Fair 2026.
Kampus menargetkan penyerapan berlangsung semaksimal mungkin dengan menyesuaikan kompetensi lulusan dan peluang yang tersedia.
Di sisi lain, antusiasme mencari peluang kerja juga terlihat dari peserta job fair.
Salah satunya Ersa Cheese (21), mahasiswi Keperawatan Universitas BTH yang tengah bersiap menghadapi wisuda.
Ersa mengaku mengikuti job fair untuk mengetahui lebih banyak informasi lowongan pekerjaan yang tersedia.
