RADARTASIK.ID – Rúben Amorim memberikan penghormatan khusus kepada Gennaro Gattuso jelang duel Lazio vs AC Milan pada pekan ke-4 Serie A 2026/2027.
Pelatih Milan itu menyebut Gattuso sebagai legenda Rossoneri sekaligus mengakui ada satu karakter yang perlu kembali dimiliki klub, yakni gairah dan semangat bertanding.
Lazio akan menjamu AC Milan di Stadio Olimpico, Roma, Sabtu, 12 September 2026 pukul 23.00 WIB.
Baca Juga:Deco Murka Raphinha dan Pedri Dicoret dari Ballon d'Or: "Ini Skandal Global!”Legenda Inter Bongkar Rahasia Kesuksesan Como di Liga Champions: Ada Peran Besar Pencari Bakat di Balik Layar
Pertandingan ini menjadi salah satu big match paling menarik pada awal musim karena kedua tim sama-sama belum terkalahkan.
Lazio datang dengan catatan sempurna. Di bawah asuhan Gattuso, Biancocelesti memenangkan tiga pertandingan pertama dan mengoleksi sembilan poin.
Tambahan kekuatan di lini tengah melalui Davide Frattesi membuat Lazio semakin agresif dan memiliki kecepatan dalam membangun serangan.
Sementara itu, Milan berada tepat di belakang Lazio dengan tujuh poin. Rossoneri meraih dua kemenangan dan sekali imbang, termasuk ketika bermain melawan Juventus.
Namun, sorotan terbesar sebelum pertandingan bukan hanya mengenai persaingan di klasemen. Pertemuan Amorim dengan Gattuso juga menjadi salah satu cerita utama di Olimpico.
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Amorim secara khusus memberikan penghormatan kepada Gattuso yang kini menangani Lazio.
“Gattuso adalah legenda Milan,” kata Amorim.
Pelatih asal Portugal tersebut tidak berhenti pada status Gattuso sebagai mantan pemain Milan.
Baca Juga:Harga Pemain Como Melonjak Tajam Usai Petik Kemenangan Bersejarah di Liga ChampionsComo Menggila di Liga Champions, Alessandro Florenzi: Mereka Seperti Bermain PlayStation
Ia juga menyoroti karakter yang menjadi ciri khas gelandang Italia tersebut ketika masih memperkuat Rossoneri.
Menurut Amorim, gairah yang dahulu diperlihatkan Gattuso merupakan sesuatu yang harus kembali ditemukan Milan. Ia menilai semangat dan komitmen tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus benar-benar terlihat dalam permainan.
“Gairah yang dimilikinya adalah sesuatu yang harus kami temukan kembali di klub ini,” ujar Amorim.
Ia mengakui bahwa karakter tersebut sempat hilang dari Milan dalam beberapa tahun terakhir.
Karena itu, menurut Amorim, para pemain harus mampu membawa kembali semangat tersebut ke lapangan.
“Gairah itu hilang dalam beberapa tahun terakhir dan harus kami tampilkan di lapangan. Dengan gairah dan komitmen, kami bisa mengatasi berbagai masalah,” lanjutnya.
