Harga Pemain Como Melonjak Tajam Usai Petik Kemenangan Bersejarah di Liga Champions

Como
Selebrasi pemain Como usai membobol gawang RB Leipzig di Stadio Giuseppe Sinigaglia.  Foto: Tangkapan layar Instagram@comofootball 
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Como 1907 bukan lagi sekadar tim dongeng di Serie A musim ini.

Kemenangan 4-1 atas RB Leipzig dalam debut bersejarah di Liga Champions menjadi bukti bahwa klub asuhan Cesc Fabregas telah berkembang menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan di Eropa.

Fans Como akan selalu mengingat malam 10 September 2026 di Stadio Giuseppe Sinigaglia, saat mereka menghancurkan Leipzig yang diperkuat dua mantan pemain Serie A, El Aynaoui dan Christopher Nkunku.

Baca Juga:Como Menggila di Liga Champions, Alessandro Florenzi: Mereka Seperti Bermain PlayStationComo Bantai Leipzig 4-1, Fabregas: Kebahagiaan Saya Hanya Akan Berlangsung Lima Menit 

Martin Baturina, Tasos Douvikas, Assane Diao, dan Maxi Perrone mencetak gol untuk Como.

Lebih penting lagi, kemenangan tersebut memperlihatkan bahwa identitas permainan mereka tidak berubah meski menghadapi lawan dengan pengalaman lebih besar di Liga Champions.

Como bermain terorganisasi, proaktif, dan berani. Mereka menang bukan karena keberuntungan, melainkan karena kualitas.

Kesuksesan tersebut juga memperlihatkan hasil dari proyek jangka panjang yang dijalankan klub, manajemen, dan staf pelatih secara bertahap.

Investasi Como bukan sekadar menghamburkan uang, tetapi membeli pemain dengan tepat, mengembangkan mereka, lalu mempertahankannya ketika tawaran besar datang.

Media Italia Calciomercato menjelaskan bagaimana Baturina menjadi contoh paling jelas. Aston Villa sempat datang dengan tawaran sekitar €55 juta atau Rp1,1 triliun. Como menolaknya karena menilai harga tersebut belum cukup.

Beberapa bulan kemudian, tawaran sekitar €60 juta atau Rp1,2 triliun datang untuk Assane Diao.

Baca Juga:Como Selamatkan Marwah Wakil Italia di Liga Champions, Capello Sanjung Assane DiaoFrancesco Balzani: AS Roma Wakil Italia yang Paling Siap Berprestasi di Liga Champions

Lagi-lagi Como tidak tergoda. Mereka memilih mempertahankan pemainnya dan hanya akan menjual ketika klub merasa waktunya tepat dengan harga yang mereka tentukan.

Strategi tersebut kini mulai membuahkan hasil. Nilai pasar sejumlah pemain Como melonjak tajam dibandingkan harga ketika mereka direkrut.

Jean Butez, misalnya, didatangkan dari Antwerp hanya dengan €2 juta atau sekitar Rp40 miliar. Kini nilainya diperkirakan mencapai €30 juta atau Rp600 miliar.

Jacobo Ramon dibeli dari Real Madrid seharga €2,5 juta atau Rp50 miliar. Nilainya kini mencapai sekitar €30 juta atau Rp600 miliar.

Namun, Real Madrid masih memiliki klausul pembelian kembali senilai €9 juta serta 50 persen hak atas penjualan kembali di masa depan.

0 Komentar