JAKARTA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya mulai mematangkan pelaksanaan Tasikmalaya Oktober Festival (TOF) 2026 sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya.
Pematangan konsep tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat dan sejumlah mitra strategis. Salah satunya melalui pertemuan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan bersama Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar, jajaran Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Bank Indonesia (BI) serta Pemkot Tasikmalaya di Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Pertemuan itu membahas sejumlah aspek penyelenggaraan TOF, mulai dari penguatan ekonomi kreatif dan UMKM, seni budaya, digitalisasi pembayaran hingga keterlibatan stakeholder dalam rangkaian kegiatan sepanjang Oktober.
Baca Juga:Soal Dewas RSUD, Heri Ahmadi: Kata Sekda Boleh Cenah!Asep MP: Tanyakan ke BKPSDM!
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan, Hari Jadi ke-25 dan TOF 2026 tidak ingin hanya dijadikan agenda seremonial. Momentum tersebut diarahkan untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Kami ingin Hari Jadi ke-25 ini bukan hanya menjadi perayaan. Ini harus menjadi momentum untuk menunjukkan identitas Kota Tasikmalaya, mempertemukan kreativitas, budaya, UMKM, kuliner dan berbagai potensi daerah dalam satu rangkaian besar,” kata Viman.
Menurut dia, penyelenggaraan TOF juga harus dilakukan secara kolaboratif agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha.
Viman menambahkan, rangkaian TOF akan menjadi ruang promosi bagi produk unggulan Tasikmalaya. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka jejaring dan peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM lokal.
“Tasikmalaya punya produk, punya kreativitas, punya budaya dan punya masyarakat yang sangat kuat dalam berdagang dan berusaha. Yang sekarang perlu kita lakukan adalah mempertemukan seluruh potensi itu dengan akses pasar, teknologi, promosi dan jejaring yang lebih luas. TOF harus menjadi salah satu panggungnya,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkot Tasikmalaya juga memaparkan konsep besar Hari Jadi ke-25, termasuk identitas visual, logo, maskot serta nilai utama “Langkah Santun, Jiwa Tangguh”.
Dua maskot Hari Jadi ke-25, yakni Tata dan Titi, turut diperkenalkan. Keduanya terinspirasi dari ikan gurame sebagai salah satu potensi lokal Tasikmalaya.
