PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Nilai transaksi hasil tangkapan nelayan di Koperasi Unit Desa (KUD) Minasari Pangandaran selama bulan September 2026 mencapai sekitar Rp6,03 miliar. Capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya yang berada di kisaran Rp2,1 miliar.
Ketua KUD Minasari Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengatakan peningkatan tersebut menjadi capaian yang cukup luar biasa. Menurutnya, tingginya nilai transaksi menunjukkan aktivitas nelayan di tempat pelelangan ikan (TPI) mengalami perkembangan positif.
“Alhamdulillah di September ini transaksinya mencapai kurang lebih Rp6 miliar lebih, Rp6.030.000.000. Ini satu rekor yang luar biasa. Tahun dulu hanya Rp2,1 miliar, sekarang sudah Rp6 miliar,” ujarnya Jumat (2/1/2026).
Baca Juga:Soal Dewas RSUD, Heri Ahmadi: Kata Sekda Boleh Cenah!Asep MP: Tanyakan ke BKPSDM!
Jeje menilai peningkatan transaksi tersebut setidaknya memberikan gambaran mengenai aktivitas ekonomi masyarakat nelayan. Dari nilai transaksi yang terjadi, dapat dilihat besarnya perputaran ekonomi yang bersumber dari hasil tangkapan nelayan.
“Yang pertama, ini menggambarkan secara kasar bahwa inilah kegiatan rakyat kita. Kita bisa menghitung berapa pendapatan rakyat,” katanya.
Menurut Jeje, peningkatan transaksi juga tidak terlepas dari tingginya antusiasme nelayan untuk melakukan transaksi melalui KUD Minasari.
“Yang kedua, antusias nelayan untuk bertransaksi di KUD ini tinggi sekali. Dari Rp2 miliar dulu, sekarang sudah Rp6 miliar. Satu lompatan Rp3 miliar,” ujarnya.
Namun, Jeje mengatakan besarnya nilai transaksi belum serta-merta menjadi ukuran tingkat kesejahteraan nelayan. Karena itu, pihaknya masih melakukan evaluasi untuk melihat seberapa besar kontribusi transaksi tersebut terhadap kondisi ekonomi para nelayan.
“Yang paling penting itu saya sedang menghitung signifikansi angka Rp6 miliar ini terhadap kesejahteraan nelayan seperti apa. Ini yang sedang saya evaluasi,” katanya.
Dari hasil pemantauan selama September, Jeje juga menyebut perkembangan harga sejumlah jenis ikan cukup baik. Beberapa hasil tangkapan yang mendominasi antara lain ikan layur, bawal hitam, dan tenggiri.
Baca Juga:Camat Rame-rame Masuk StudioSimsalabim, Cuti Kok Bisa Dilantik!
“Dari satu bulan ini saya melihat perkembangan harga ikan sudah bagus. Dominasi tangkapan ikan layur, bawal hitam, tenggiri itu sudah bagus,” tuturnya.
Selain ikan, hasil tangkapan udang juga dinilai menunjukkan perkembangan yang baik. Jeje berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan sehingga aktivitas ekonomi nelayan di Pangandaran semakin berkembang. “Udang juga sudah bagus. Insya Allah tentu akan berjalan dengan baik,” katanya.
