Camat Rame-rame Masuk Studio

Camat Kota Tasikmalaya
Para Camat se-Kota Tasikmalaya berdiskusi dengan direksi dan manajemen Radar Tasikmalaya Group, Rabu (30/9/2026).
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Rabu, 30 September 2026. Studio Radar TV Tasikmalaya kedatangan tamu yang agak berbeda. Bukan artis. Bukan penyanyi. Bukan pula calon bintang televisi.

Yang datang justru para camat. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung: 10 orang. Lengkap dari berbagai penjuru Kota Tasikmalaya.

Ada Camat Kawalu Iing Sugirman. Camat Purbaratu Toni Kusworo. Camat Mangkubumi Slamet. Camat Tawang Boedi Santosa sekaligus Plt Camat Cihideung. Camat Indihiang Hendro Haryoko. Camat Bungursari Sodik. Camat Tamansari Gatot Setyobudi sekaligus Plt Camat Cibeureum. Dan Camat Cipedes Cecep Ridwan.

Baca Juga:Simsalabim, Cuti Kok Bisa Dilantik!Tiket Prioritas Kursi Dewas!

Mereka datang bukan untuk syuting sinetron. Mereka datang untuk silaturahmi. Sekaligus berdiskusi. Topiknya tentu saja yang paling dekat dengan mereka: Kota Tasikmalaya dan segala problematikanya di lapangan.

Maklum. Camat itu seperti mata dan telinga pemerintah kota. Kalau pemerintah kota ingin tahu bagaimana kondisi masyarakat di bawah, ya tanya camat.

Camat punya cerita dari kelurahan. Kelurahan punya cerita dari RW. RW punya cerita dari RT. Dan RT biasanya punya cerita yang lebih lengkap lagi.

Karena itu, pertemuan tersebut terasa menarik. Para camat diterima Direktur Radar Tasikmalaya Grup Dadan Alisundana, GM Radar Tasikmalaya Grup MR Hakim, serta Korkom Radar Tasikmalaya Grup Tiko Heryanto.

Diskusinya pun mengalir. Tidak terlalu formal. Tidak pula seperti rapat yang harus selalu dimulai dengan membaca notulen. Lebih seperti dua pihak yang sama-sama ingin memahami kota ini dari sudut pandang masing-masing.

Radar melihat kota dari sisi pemberitaan. Camat melihat kota dari sisi pelayanan. Yang satu mengejar informasi. Yang satu mengejar solusi.

Tapi ada satu hal yang langsung menarik perhatian. Seragam mereka. Sepuluh camat itu kompak mengenakan PDL putih dengan celana katun. Putih semua. Rapi semua. Saya sampai berpikir: ini kunjungan camat atau apel? Ternyata bukan apel. Silaturahmi.

Baca Juga:Industri Kopi Kota Tasikmalaya Makin Potensial, Barista Jadi Peluang Lapangan KerjaBupati Herdiat Naik Kelas!

Tetapi seragamnya membuat suasana seperti sedang menghadiri sebuah forum resmi. Di situlah saya baru menghitung. Ternyata Kota Tasikmalaya memiliki 10 kecamatan yang hadir dalam satu ruangan.

Dan dari 10 itu ada dua yang statusnya masih Plt. Cihideung dijabat Plt Budi Santoso. Cibeureum dijabat Plt Gatot Setyobudi.

0 Komentar