CIAMIS, RADARTASIK.ID – Ada nama yang diberikan orang tua sebagai doa. Ada nama yang kemudian menjadi identitas.
Dan ada nama yang setelah puluhan tahun dipakai, tiba-tiba terasa seperti sedang mengejar takdir.
Herdiat Sunarya. Pada Rabu (23/9/2026), nama itu bukan hanya disebut sebagai Bupati Ciamis. Nama itu masuk ke percakapan yang jauh lebih besar: Jabar 1.
Herdiat sendiri yang membuka pintunya.
Baca Juga:Pengangkatan Dewas RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya Masih Disorot, Disebut Abaikan Aturan dan Sarat KepentinganAlumni SMAN 1 Cikatomas Tasikmalaya Berkumpul, Percayakan Ajang Ramdani Memimpin IKA SMANCIKA
“Kalau didorong, diusung oleh Gerindra, saya siap,” katanya saat peresmian Kantor DPC Gerindra Kabupaten Ciamis.
Menariknya, nama Herdiat Sunarya ternyata punya cerita sendiri. Tetapi di sinilah kita harus hati-hati.
Makna nama tidak sama dengan fakta biografis. Apalagi nama seseorang tidak bisa dibongkar seperti membongkar mesin mobil lalu dipastikan setiap suku katanya mempunyai arti tertentu. Tafsir nama bisa bersifat budaya, keluarga, bahasa, bahkan sekadar harapan orang tua.
Jadi, kalau ada yang mengatakan Herdiat berarti pemimpin pemberani, atau Sunarya berarti ksatria yang dicintai rakyat, itu lebih tepat disebut tafsir populer, bukan fakta etimologis yang sudah pasti.
Untuk kata Sunarya, terdapat rujukan yang mengaitkannya dengan bahasa Sanskerta dan memberi arti “bahagia”. Ada pula kajian linguistik mengenai bentuk nama Sunaryo/Sunarya yang menghubungkannya dengan surya, yakni matahari, sebagai simbol penerangan atau kehidupan yang terang.
Maka Sunarya bisa dibaca sebagai sebuah nama yang membawa harapan: hidup yang terang, kehidupan yang bahagia. Bukan berarti orang bernama Sunarya otomatis membawa matahari ke mana-mana.
Kalau begitu, setiap Sunarya harusnya punya panel surya di rumah. Ini soal simbol.
Baca Juga:Siswa di Tasikmalaya Diduga Jadi Korban Perundungan, Dipukul dan Ditampar oleh Puluhan OrangDigitalisasi Parkir Tepi Jalan di Kota Tasikmalaya Terhambat Sinyal dan Jukir Liar
Soal doa. Soal kebudayaan. Dan mungkin soal bagaimana orang tua dahulu memberi nama anaknya dengan harapan yang panjang.
Nah, bagian ini justru lebih menarik. Untuk klaim bahwa “Herdiat” merupakan gabungan Herdi dan Diat, lalu masing-masing mempunyai arti tertentu seperti “cerdas”, “pemberani”, “mulia”, atau “pemimpin”, belum ditemukan sumber etimologis kuat yang dapat memastikan pembongkaran tersebut sebagai asal-usul nama Herdiat.
Karena itu jangan buru-buru menyimpulkan: Herdiat = pemimpin pemberani. Lebih aman mengatakan: Herdiat sering ditafsirkan secara populer sebagai nama yang mengandung doa tentang kepemimpinan, keberanian dan kemuliaan.
