Bupati Herdiat Naik Kelas!

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya
0 Komentar

Nama adalah doa. Bukan SK pengangkatan. Kalau nama otomatis menentukan jabatan, kantor kepegawaian tidak perlu mengadakan seleksi. Cukup buka buku nama bayi.

Kini nama itu sudah punya sejarah. Birokrat. Sekretaris Daerah. Bupati. Dua periode. Kemudian kader Gerindra. Dan sekarang menyebut satu nama lagi: Jabar 1.

Namun Gerindra belum mengatakan bahwa Herdiat adalah calon gubernur. Ketua DPD Gerindra Jawa Barat H Amir Mahpud justru mengatakan Herdiat memang memiliki ruang sebagai kader untuk menyampaikan cita-cita politiknya.

Baca Juga:Pengangkatan Dewas RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya Masih Disorot, Disebut Abaikan Aturan dan Sarat KepentinganAlumni SMAN 1 Cikatomas Tasikmalaya Berkumpul, Percayakan Ajang Ramdani Memimpin IKA SMANCIKA

Tetapi apakah realistis untuk Jawa Barat?Itu masih akan dilihat. Amir juga menyebut Gerindra memiliki sejumlah kader yang dinilai mumpuni, termasuk Herdiat.

Artinya sederhana. Herdiat sudah menyatakan siap. Gerindra belum menyatakan pasti. Di antara dua kalimat itu ada satu dunia bernama: politik.

Mungkin menarik melihat perjalanan itu dari sisi nama. Herdiat. Nama pemberian. Sunarya. Nama keluarga. Bupati Ciamis. Jabatan yang diperoleh melalui pemilihan.

Ketua DPC Gerindra Ciamis? Sedang dibicarakan. Jabar 1? Sudah diucapkan. Tetapi belum diputuskan.

Maka episode keduanya bukan tentang memastikan Herdiat akan menjadi Gubernur Jawa Barat. Belum sampai sana.

Episode keduanya adalah tentang sebuah nama yang mulai berjalan lebih jauh dari tempat kelahirannya.

Dari Ciamis menuju Bandung. Belum tentu sampai. Tetapi sudah mulai berangkat. Dan seperti perjalanan politik pada umumnya, yang paling menarik bukan hanya siapa yang tiba.

Baca Juga:Siswa di Tasikmalaya Diduga Jadi Korban Perundungan, Dipukul dan Ditampar oleh Puluhan OrangDigitalisasi Parkir Tepi Jalan di Kota Tasikmalaya Terhambat Sinyal dan Jukir Liar

Melainkan: siapa yang mendapat kendaraan, siapa yang memegang setir, dan siapa yang akhirnya mendapat tiket.

Untuk saat ini, Herdiat sudah mengatakan satu hal: “Saya siap.” Sisanya? Gerindra yang punya kunci. (red)

0 Komentar