RADARTASIK.ID – Sepuluh, dua puluh, bahkan tiga puluh tahun lagi, Como 1907 akan tetap mengingat malam 10 September 2026.
Untuk pertama kalinya tampil di Liga Champions, klub asuhan Cesc Fabregas langsung mencatat kemenangan bersejarah dengan menghancurkan RB Leipzig 4-1 di Stadio Giuseppe Sinigaglia.
Ada banyak antisipasi menjelang laga perdana Como di kompetisi elite Eropa tersebut. Sorotan tertuju kepada Fabregas dan para pemainnya, yang akhirnya bisa merayakan malam istimewa bersama para pendukung.
Baca Juga:Francesco Balzani: AS Roma Wakil Italia yang Paling Siap Berprestasi di Liga ChampionsGasperini Bangga Kembali ke Liga Champions Bersama AS Roma: Kami Harus Percaya Diri
Martin Baturina, Tasos Douvikas, Assane Diao, dan Maxi Perrone menjadi pencetak gol dalam kemenangan tersebut.
Lebih dari sekadar hasil besar, kemenangan ini menunjukkan bahwa Como mampu mempertahankan identitas permainannya di level tertinggi.
Sepak bola yang terorganisasi, proaktif, dan berani tetap ditampilkan Como ketika menghadapi Leipzig.
Wakil Jerman itu datang dengan pengalaman lebih besar, termasuk diperkuat dua pemain yang pernah bermain di Serie A, El Aynaoui dan Christopher Nkunku.
Namun, Como mampu mengatasi perbedaan pengalaman tersebut dengan kualitas permainan.
Kemenangan 4-1 bukan sekadar dongeng bagi klub yang sedang membangun proyek ambisius bersama Fabregas.
Hasil ini sekaligus membuat Como menjadi satu-satunya wakil Italia yang meraih kemenangan pada matchday pertama Liga Champions 2026/2027.
Di tengah hasil kurang memuaskan yang diraih sejumlah klub besar Serie A, Como justru tampil sebagai penyelamat marwah Italia di panggung Eropa.
Baca Juga:Como Lakoni Debut Bersejarah di Liga Champions, Fabregas: Kami Harus Percaya Bisa MenangSuperkomputer Prediksi Peluang Como di Liga Champions: Hanya 0,8 Persen Juara, Arsenal Favorit
Inter Milan harus mengakui keunggulan Real Madrid dengan skor 1-2. Napoli juga kalah tipis 0-1 dari Arsenal.
Sementara itu, AS Roma menjadi wakil Italia lain yang terhindar dari kekalahan setelah bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas Fenerbahce.
Dengan demikian, Como menjadi satu-satunya klub Italia yang mengawali kiprahnya di Liga Champions musim ini dengan tiga poin penuh.
Salah satu pemain yang paling mencuri perhatian dalam kemenangan tersebut adalah Assane Diao. Penyerang sayap Como itu melanjutkan start impresifnya pada musim 2026/2027.
Diao sebelumnya sudah mencetak dua gol pada pertandingan pembuka Serie A melawan Genoa.
Ia kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor ketika Como menjalani debut di Liga Champions menghadapi Leipzig.
