Como Menggila di Liga Champions, Alessandro Florenzi: Mereka Seperti Bermain PlayStation

Como
Selebrasi pemain Como usai membobol gawang RB Leipzig di Stadio Giuseppe Sinigaglia.  Foto: Tangkapan layar Instagram@comofootball 
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Como 1907 membuat banyak pihak terkesan pada debutnya di Liga Champions.

Kemenangan telak 4-1 atas RB Leipzig di Stadio Giuseppe Sinigaglia bukan hanya menghasilkan tiga poin, tetapi juga menunjukkan bahwa permainan Cesc Fabregas mampu bersaing di level tertinggi Eropa.

Salah satu yang dibuat kagum adalah Alessandro Florenzi. Mantan pemain timnas Italia tersebut bahkan menggunakan perumpamaan unik untuk menggambarkan cara bermain Como di bawah kendali Fabregas.

Baca Juga:Como Selamatkan Marwah Wakil Italia di Liga Champions, Capello Sanjung Assane DiaoFrancesco Balzani: AS Roma Wakil Italia yang Paling Siap Berprestasi di Liga Champions

Berbicara di studio Sky Sport, Florenzi mengatakan menyaksikan permainan Como terasa seperti sedang memainkan gim sepak bola di PlayStation.

“Melihat Como bermain seperti bermain PlayStation. Tentu saja, joystick-nya dipegang Fabregas,” ujar Florenzi.

Pujian tersebut menggambarkan betapa dominannya Como ketika menghadapi Leipzig.

Martin Baturina, Tasos Douvikas, Assane Diao, dan Maxi Perrone masing-masing menyumbangkan gol dalam kemenangan 4-1 yang menjadi sejarah baru bagi klub asal Lombardy tersebut.

Menurut Florenzi, Fabregas bukan sekadar pelatih yang sedang menikmati proyek bagus bersama Como.

Ia meyakini mantan gelandang Barcelona, Arsenal, dan Chelsea itu berpeluang menorehkan sejarah besar dalam dunia sepak bola.

“Menurut saya, Cesc ditakdirkan untuk menulis halaman-halaman besar dalam sejarah sepak bola dalam beberapa tahun ke depan,” kata Florenzi.

Komentar Florenzi semakin menarik karena Como baru saja menjalani debut di kompetisi elite Eropa.

Baca Juga:Gasperini Bangga Kembali ke Liga Champions Bersama AS Roma: Kami Harus Percaya DiriComo Lakoni Debut Bersejarah di Liga Champions, Fabregas: Kami Harus Percaya Bisa Menang

Mereka tidak sekadar hadir sebagai pelengkap, tetapi langsung tampil meyakinkan menghadapi Leipzig.

Como bahkan menjadi satu-satunya wakil Italia yang meraih kemenangan pada matchday pertama Liga Champions 2026/2027.

Inter Milan kalah 1-2 dari Real Madrid, Napoli takluk 0-1 dari Arsenal, sedangkan AS Roma bermain imbang 1-1 di markas Fenerbahce.

Meski mendapat banyak pujian, Fabregas justru berusaha mendinginkan suasana.

Setelah kemenangan besar tersebut, pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa kebahagiaannya hanya akan berlangsung singkat karena Como sudah harus mempersiapkan pertandingan Serie A berikutnya.

“Saya bahagia, tetapi kebahagiaan saya hanya akan berlangsung lima menit karena kami harus mempersiapkan pertandingan melawan Parma pada Senin,” ujar Fabregas.

0 Komentar