“Kami mengawali babak kedua dengan baik, tetapi pada serangan pertama mereka, kami kebobolan gol ketiga. Kami kemudian berhasil memperkecil ketertinggalan, tetapi kebobolan gol keempat karena bertahan dengan buruk,” lanjut Demichelis.
Pelatih asal Argentina itu menilai Leipzig harus segera berbenah jika ingin bersaing di fase berikutnya.
“Kami harus memperbaiki sikap dan menjadi jauh lebih solid,” tegasnya.
Baca Juga:Como Selamatkan Marwah Wakil Italia di Liga Champions, Capello Sanjung Assane DiaoFrancesco Balzani: AS Roma Wakil Italia yang Paling Siap Berprestasi di Liga Champions
Bagi Como, kemenangan 4-1 ini menjadi bukti bahwa debut di Liga Champions bukan sekadar kesempatan untuk merasakan atmosfer kompetisi elite Eropa.
Permainan mereka bahkan membuat Florenzi merasa seperti sedang menyaksikan sebuah pertandingan yang dikendalikan melalui joystick.
Dan di balik joystick tersebut, seperti kata Florenzi, ada Fabregas yang kini mulai menunjukkan bahwa proyek besar Como mungkin memang sedang memasuki babak baru.
