Pernyataan tersebut sekaligus memperlihatkan standar yang ingin dibangun Amorim di Milan.
Pelatih Portugal itu tidak hanya menuntut kualitas teknis, tetapi juga karakter, kerja keras, dan komitmen dari seluruh pemain.
Selain Gattuso, Christian Pulisic menjadi topik penting dalam konferensi pers Amorim.
Baca Juga:Deco Murka Raphinha dan Pedri Dicoret dari Ballon d'Or: "Ini Skandal Global!”Legenda Inter Bongkar Rahasia Kesuksesan Como di Liga Champions: Ada Peran Besar Pencari Bakat di Balik Layar
Winger Amerika Serikat itu belum mendapatkan menit bermain dalam tiga pertandingan pertama Milan.
Pulisic sebelumnya mengalami cedera pada masa pramusim dan kembali mendapat benturan pada sesi latihan pertamanya setelah pulih.
Amorim memastikan Pulisic berpeluang tampil menghadapi Lazio, meski ia belum memastikan apakah sang pemain akan menjadi starter atau masuk pada babak kedua.
“Anda akan melihatnya besok. Saya tidak tahu apakah sejak awal atau masuk saat pertandingan berlangsung, tetapi saya pikir dia akan bermain beberapa menit,” ujar Amorim.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya menyukai Pulisic sebagai pemain. Bahkan, rasa frustrasi Pulisic karena belum mendapatkan menit bermain justru dianggap sebagai sesuatu yang positif.
“Dia marah karena sejauh ini memiliki nol menit dan saya menyukai hal itu dari pemain saya,” kata Amorim.
Namun, Amorim tidak ingin mengubah prinsipnya hanya karena seorang pemain memiliki nama besar.
Baca Juga:Harga Pemain Como Melonjak Tajam Usai Petik Kemenangan Bersejarah di Liga ChampionsComo Menggila di Liga Champions, Alessandro Florenzi: Mereka Seperti Bermain PlayStation
Menurutnya, Pulisic harus kembali mendapatkan tempat melalui proses yang tepat, bukan sekadar karena reputasinya.
“Saya tidak akan mengeluarkan pemain yang sedang tampil bagus hanya untuk memasukkan sebuah ‘nama’. Ini cara saya mengelola grup dan saya akan mempertahankan prinsip ini,” tegasnya.
Meski begitu, Amorim tetap menempatkan Pulisic sebagai bagian penting dari rencananya.
Setelah jeda internasional, jadwal Milan akan semakin padat dengan pertandingan yang bisa mencapai tiga kali dalam sepekan.
Kondisi tersebut membuat rotasi menjadi sangat penting. Amorim memperkirakan seluruh pemain akan menghadapi kelelahan dan Pulisic akan mendapatkan banyak kesempatan bermain.
Prinsip Amorim dalam menangani Pulisic menjadi gambaran dari pendekatan yang ingin diterapkannya di Milan.
Nama besar tidak otomatis menjadi jaminan tempat utama. Penampilan di latihan, kondisi fisik, kebutuhan pertandingan, dan keseimbangan tim menjadi pertimbangan utama.
Pendekatan tersebut sejalan dengan proyek yang dibangun Gerry Cardinale dan RedBird.
