KPK Geledah Rumah Guru di Tasikmalaya Terkait Dugaan Korupsi Penerimaan Maba Unsoed

Penggeledahan kpk di Tasikmalaya
Ilustrasi: AI
0 Komentar

JAKARTA, RADARTASIK.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi terus mengembangkan kasus dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru (Maba) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Dalam rangkaian penggeledahan yang dilaksanakan pada 9-10 September 2026, KPK juga menyasar rumah salah satu guru SMA di Tasikmalaya.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan guru tersebut diduga jadi koordinator pengepul calon mahasiswa baru (maba) Unsoed.

Baca Juga:Becak Listrik Pun Tersenyum!Ketika Prabowo Minta KartaNU, PCNU Kota Tasik Malah Tak Kebagian Sapa!

“Salah satu guru SMA di Tasikmalaya diduga sebagai koordinator pengepul calon mahasiswa,” ujar Budi dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (11/9/2026).

Dalam rangkaian penggeledahan itu, KPK juga memeriksa sejumlah lokasi lain. Yaitu ruangan sekretaris daerah (Sekda) Banyumas serta rumah para pejabat Unsoed.

Ruang Sekda Banyumas ikut diperiksa lantaran KPK menduga beberapa pihak mengetahui proses pemberian rekomendasi kepada calon mahasiswa yang sebelumnya telah menyerahkan sejumlah uang.

“Penggeledahan di ruangan sekda, karena yang berada diduga mengetahui terkait pemberian rekomendasi agar mahasiswa yang telah memberikan sejumlah uang untuk kemudian diterima di Unsoed,” ungkap Budi Prasetyo. (red)

0 Komentar