Dosen FEB Unsil Tasikmalaya Menjajal Pasar Modal, Serentak Buka Rekening Saham

dosen unsil Tasikmalaya, Investasi Pasar Modal
Sejumlah dosen FEB Unsil melakukan praktik investasi di pasar modal, beberapa waktu lalu.
0 Komentar

“Aksi serentak pembukaan rekening saham ini merupakan bukti komitmen kami agar ekosistem pembelajaran di FEB Unsil benar-benar berbasis pengalaman riil, presisi, dan selaras dengan kebutuhan industri finansial saat ini,” ujarnya.

Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep investasi secara akademis, tetapi juga memiliki pengalaman dan wawasan mengenai bagaimana pasar modal bekerja.

Kepala Kantor Perwakilan PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk Tasikmalaya, Tine Badriatin, S.Sos., M.Si., M.M., menyambut positif langkah FEB Unsil tersebut.

Baca Juga:Kadin, Kursi Rp100 Juta dan Kartu Merah!Malik Mahpud dan Burung Macaw!

Menurutnya, keterlibatan langsung tenaga pendidik dalam pasar modal dapat memperkuat pesan edukasi kepada mahasiswa. Dosen yang memiliki pengalaman langsung sebagai investor dinilai dapat memberikan pemahaman yang lebih kontekstual kepada mahasiswa.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengajar FEB Unsil. Melalui wadah GIBEI-FEB Unsil–RELI, kita dapat membuktikan bahwa inklusi pasar modal bisa ditanamkan sejak dini secara terstruktur,” kata Tine.

Ia menilai kehadiran dosen sebagai pelaku pasar juga dapat membantu mengurangi jarak antara teori yang dipelajari di ruang kelas dengan kondisi nyata di industri.

“Ketika tenaga pendidik turun langsung menjadi pelaku pasar, pesan edukasi finansial menjadi sangat kuat dan kredibel,” ujarnya.

Tine memastikan Reliance Sekuritas siap memberikan pendampingan dan fasilitas yang diperlukan untuk mendukung kegiatan edukasi investasi bagi civitas akademika FEB Unsil.

Sinergi FEB Unsil dan Reliance Sekuritas melalui GIBEI diharapkan mampu memperkuat budaya literasi keuangan di lingkungan perguruan tinggi.

Selain meningkatkan pemahaman mengenai investasi, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membentuk mahasiswa yang lebih siap menghadapi perkembangan industri keuangan dan pasar modal.

Baca Juga:PKL Dadaha “Diseleksi” Tim Penataan Kota Tasikmalaya! Dari 179, Hanya Sekitar 50 yang Masuk PrioritasMeski Jalur Ditutup Demi Penataan, PKL Jalan Dadaha Kota Tasikmalaya Tetap Bertahan Walau Pendapatan Anjlok

Dengan dosen sebagai role model, pembelajaran investasi diharapkan tidak berhenti pada pemahaman teori. Mahasiswa dapat memperoleh gambaran mengenai pengelolaan portofolio, analisis investasi, hingga memahami risiko sebelum mengambil keputusan finansial.

Optimalisasi GIBEI juga menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem investasi yang edukatif dan terarah di lingkungan kampus.

Pada akhirnya, FEB Unsil berharap pembelajaran berbasis praktik tersebut dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki literasi keuangan dan kesiapan menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang. (Ujang Nandar)

0 Komentar