TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Siliwangi (Unsil) mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di lingkungan kampus melalui aksi nyata di sektor pasar modal.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni pembukaan rekening efek secara kolektif oleh jajaran dosen FEB Unsil. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 8 September 2026 melalui kolaborasi dengan PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk Kantor Perwakilan Tasikmalaya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya FEB Unsil mengembangkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada civitas akademika dalam memahami dunia investasi dan pasar modal.
Baca Juga:Kadin, Kursi Rp100 Juta dan Kartu Merah!Malik Mahpud dan Burung Macaw!
Melalui kegiatan tersebut, Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (GIBEI) FEB Unsil–Reliance Sekuritas semakin dioptimalkan sebagai wadah pembelajaran dan pengenalan pasar modal di lingkungan perguruan tinggi.
Keberadaan GIBEI dinilai memiliki posisi strategis karena menjadi penghubung antara dunia akademik dengan industri pasar modal. Civitas akademika dapat memperoleh pemahaman mengenai mekanisme investasi, pengelolaan portofolio, serta dinamika perdagangan di Bursa Efek Indonesia.
Selain menjadi sarana edukasi bagi dosen dan mahasiswa, GIBEI FEB Unsil–Reliance juga diarahkan menjadi pusat pengembangan literasi dan inklusi keuangan yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat di wilayah Priangan Timur.
Direktur GIBEI FEB Unsil–RELI sekaligus Ketua Jurusan Manajemen FEB Unsil, R. Lucky Radi Rinandiyana, S.E., M.Si., mengatakan keterlibatan langsung dosen dalam aktivitas pasar modal merupakan bagian dari penerapan pembelajaran berbasis pengalaman.
Menurutnya, penerapan Outcome-Based Education (OBE) dan Project-Based Learning (PJBL) membutuhkan keteladanan dari para pengajar. Dosen tidak hanya menyampaikan materi mengenai investasi, tetapi juga perlu memahami praktiknya secara langsung.
“Di tengah transformasi metode OBE dan PJBL, dosen tidak boleh hanya berdiri di panggung perkuliahan dan memberi instruksi. Kami harus memulainya terlebih dahulu,” kata Lucky.
Ia menambahkan, pembukaan rekening saham secara serentak menjadi salah satu bentuk komitmen FEB Unsil untuk membangun ekosistem pembelajaran yang lebih dekat dengan kondisi nyata industri keuangan.
