UMB AI Educator Day 2026 Dorong Digitalisasi Sekolah

pemanfaatan AI untuk guru di Tasikmalaya
Tim Studi Teknik Informatika Universitas Mayasari Bakti saat acara workshop AI Educator Day 2026 di Universitas Mayasari Bakti, Tasikmalaya. istimewa for radar tasikmalaya
0 Komentar

Teknologi tersebut dimanfaatkan untuk membuat draf modul ajar, merancang lembar kerja hingga menyusun bank soal berbasis visual yang lebih interaktif.

Dengan pola praktik langsung tersebut, guru tidak hanya mengenal istilah AI, tetapi juga melihat bagaimana teknologi itu bisa diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari di sekolah.

Sementara itu, dosen Teknik Informatika Universitas Mayasari Bakti, Rudi Hermawan, S.T., M.Kom., memberikan materi AI-Assisted Website Development.

Baca Juga:Cegah Anemia Remaja Putri, Pemkot Tasikmalaya Gencarkan Aksi Bergizi di SekolahPedagang Dadaha Kota Tasikmalaya Keluhkan Sepinya Pembeli, 1.000 Paket Sembako Jadi Napas Bantuan

Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan dengan konsep pengembangan berbasis low-code melalui ekosistem Google.

Pendekatan ini memungkinkan sekolah dan tenaga kependidikan mengembangkan otomasi administrasi maupun website profil sekolah secara lebih sederhana.

Model tersebut juga dinilai dapat menjadi alternatif bagi sekolah yang selama ini terkendala kemampuan teknis pemrograman maupun biaya operasional untuk pengembangan dan pengelolaan website.

Dengan pendekatan low-code, kebutuhan membuat sistem digital tidak selalu harus dimulai dari menulis kode pemrograman dari nol.

Workshop kemudian ditutup dengan pengisian lembar umpan balik, penyerahan sertifikat secara simbolis kepada perwakilan peserta dan foto bersama.

Namun, kolaborasi UMB dan MGMP PPLG Kota Tasikmalaya itu ditargetkan tidak berhenti pada kegiatan satu hari.

Program Studi Teknik Informatika Universitas Mayasari Bakti bersama MGMP PPLG Kota Tasikmalaya berkomitmen melanjutkan ruang belajar bersama terkait pemanfaatan teknologi digital dan AI.

Baca Juga:Hayu Gawe Go Tiap Pekan! Disnaker Kota Tasikmalaya Terus Permudah Hubungkan Pencari Kerja dan PerusahaanGeng Motor Mengganas Lagi di Kota Tasikmalaya, Mahasiswa Demo Gedung DPRD Hingga Malam Hari

Harapannya, digitalisasi sekolah tidak berhenti pada slogan atau sekadar mengikuti tren teknologi. Sebaliknya, AI bisa benar-benar menjadi alat bantu untuk membuat pekerjaan lebih ringan, pembelajaran lebih kreatif dan sekolah semakin adaptif menghadapi perubahan zaman. (rls/rezza rizaldi)

0 Komentar