Cegah Anemia Remaja Putri, Pemkot Tasikmalaya Gencarkan Aksi Bergizi di Sekolah

Aksi Bergizi di sekolah Kota Tasikmalaya
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan saat berdialog dengan siswi SMAN 3, Rabu (9/9/2026). diskominfo for radartasik.id 
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Persoalan anemia pada remaja putri tak bisa dianggap sepele.

Selain berpengaruh terhadap kebugaran, anemia juga dapat mengganggu konsentrasi belajar hingga produktivitas generasi muda.

Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya terus mendorong penguatan edukasi dan pencegahan anemia sejak usia sekolah melalui program Aksi Bergizi di Sekolah.

Baca Juga:Pedagang Dadaha Kota Tasikmalaya Keluhkan Sepinya Pembeli, 1.000 Paket Sembako Jadi Napas BantuanHayu Gawe Go Tiap Pekan! Disnaker Kota Tasikmalaya Terus Permudah Hubungkan Pencari Kerja dan Perusahaan

Program tersebut digelar Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Rabu (9/9/2026) di SMAN 3 dan diikuti para siswa, guru serta tenaga kesehatan.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, turut hadir memberikan dukungan terhadap upaya membangun kebiasaan hidup sehat di kalangan pelajar.

Salah satu fokus kegiatan yakni pemberian tablet tambah darah (TTD) bagi siswi sebagai bagian dari langkah pencegahan anemia.

Para pelajar juga mendapatkan edukasi mengenai gizi seimbang, pentingnya konsumsi makanan bergizi serta kesehatan reproduksi remaja.

Wali Kota Tasikmalaya menekankan bahwa persoalan kesehatan generasi muda tidak cukup hanya ditangani ketika sudah muncul masalah.

Pencegahan harus dimulai dari lingkungan sekolah dan dibangun menjadi kebiasaan sehari-hari.

Menurutnya, kesadaran mengonsumsi makanan bergizi, rutin mengonsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri, berolahraga dan menerapkan pola hidup bersih merupakan investasi penting untuk menyiapkan generasi Tasikmalaya yang sehat dan produktif.

Baca Juga:Geng Motor Mengganas Lagi di Kota Tasikmalaya, Mahasiswa Demo Gedung DPRD Hingga Malam HariAgus Nugraha Pimpin Gapensi Kota Tasikmalaya, Regenerasi dan Profesionalisme Jadi Pekerjaan Rumah

Pemkot Tasikmalaya juga memandang sekolah sebagai ruang strategis untuk membangun kesadaran kesehatan.

Sebab, kebiasaan yang ditanamkan sejak remaja diharapkan tidak berhenti sebagai materi sosialisasi, tetapi benar-benar menjadi bagian dari gaya hidup pelajar.

“Jangan sampai urusan gizi baru menjadi perhatian ketika kesehatan sudah terganggu,” ujarnya.

“Anak-anak kita harus dibekali kesadaran untuk menjaga kesehatan sejak sekarang, karena mereka adalah generasi yang akan menentukan masa depan Kota Tasikmalaya,” sambungnya.

Aksi Bergizi di Sekolah tidak hanya diisi pemberian tablet tambah darah.

Sejumlah kegiatan edukatif dan promotif juga digelar, mulai dari senam bersama, pemeriksaan kesehatan, penyampaian materi kesehatan remaja, hingga sesi tanya jawab dan kuis interaktif.

Antusiasme para siswa terlihat selama kegiatan berlangsung.

Materi kesehatan dikemas lebih dekat dengan keseharian pelajar sehingga pesan mengenai pentingnya gizi dan pencegahan anemia tidak sekadar menjadi teori di ruang kelas.

0 Komentar