220 Becak Listrik Mulai Dibagikan di Kota Tasikmalaya, Viman Instruksikan SPKLU Diperluas

becak listrik
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan bersama Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Mayjen TNI Purnawirawan Firman Dahlan dan lainnya saat konvoi menaiki becak listrik, Selasa (8/9/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Ia menyebut masih banyak pengemudi becak yang belum mendapatkan bantuan. Bahkan Pemkot Tasikmalaya telah membuat daftar tunggu bagi calon penerima yang memenuhi kriteria.

“Memang karena becak ini adalah kearifan ekonomi lokal Kota Tasikmalaya,” tandasnya.

Viman juga mengaitkan bantuan tersebut dengan upaya mengejar target pertumbuhan ekonomi Kota Tasikmalaya.

Baca Juga:Karim Klaim Kantongi 90 Voter, Persaingan Mukota V KADIN Kota Tasikmalaya Kian PanasBelum Ada Abu Krakatau, Satlantas Polres Tasikmalaya Kota Sudah Bagikan 100 Masker

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi daerah saat ini berada di angka 6,3 persen, sementara masih terdapat pekerjaan rumah untuk mengejar target 8 persen.

Karena itu, menurut dia, pengemudi becak tidak boleh dipandang sekadar sebagai pelaku transportasi informal.

“Bapak-bapak penarik becak ini punya keluarga. Bapak-bapak penarik becak ini punya anak-anak dan saya yakin mimpi dari Bapak-bapak di sini adalah ingin anaknya lebih baik,” ujarnya.

Ia menilai bantuan becak listrik merupakan bentuk sederhana dari pengentasan kemiskinan karena langsung menyentuh alat kerja masyarakat.

“Teknologi harus membuat manusia lebih berdaya. Kebijakan harus terasa sampai kepada masyarakat dan pemerintah harus hadir sampai kepada mereka yang selama ini bekerja dalam senyap,” kata Viman.

Salah seorang penerima, Iwan Ridwan (63), warga Tawang, mengaku bersyukur mendapatkan becak listrik. Selama ini ia mangkal di kawasan Taman Pahlawan dan telah menjadi pengemudi becak selama puluhan tahun.

“Atoh pisan, aseut kabantu pisan. Lebih gampang, lebih ka enteng kana tanagi teh, ari tos sepuh mah,” ujar Iwan.

Baca Juga:Abu Vulkanik Belum Masuk Priangan Timur, BPBD Kota Tasikmalaya Tetap Siaga220 Becak Listrik Segera Dibagikan, Kota Tasikmalaya Dorong Transportasi Lansia Lebih Nyaman

Hal serupa disampaikan Dayat Hidayat (73), warga Cipeurang Kulon, yang mengaku sudah menjadi tukang becak sejak 1970.

Ia mengatakan bantuan tersebut sangat membantu karena tenaga fisiknya sudah berkurang seiring bertambahnya usia.

“Alhamdulillah pisan, nya sareng ngeter bantu. Geus kurang tanaga ayeuna aya ieu nu masihan,” katanya.

Dayat berharap program tersebut terus berlanjut dan membawa kemajuan bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan sing beuki maju. Indonesia maju, Tasik maju,” jelasnya.

Dengan penyerahan 220 becak listrik tersebut, pemerintah berharap para pengemudi lansia tetap produktif tanpa harus memaksakan tenaga seperti ketika menggunakan becak manual.

Tinggal bagaimana bantuan yang disebut gratis itu benar-benar menjadi “kail”, bukan sekadar simbol bantuan—dan tentu saja, jangan sampai kailnya malah dijual. (rezza rizaldi)

0 Komentar