TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sebanyak 220 becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto diserahkan kepada pengemudi becak di Kota Tasikmalaya. Penyerahan berlangsung di Lapangan Bale Kota Tasikmalaya, Selasa (8/9/2026).
Bantuan tersebut ditujukan terutama bagi pengemudi becak lanjut usia (lansia) yang masih mengandalkan becak sebagai sumber penghasilan keluarga.
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Mayjen TNI Purnawirawan Firman Dahlan, mengatakan program tersebut merupakan amanah Presiden Prabowo untuk membantu pengemudi becak berusia 55 tahun ke atas.
Baca Juga:Karim Klaim Kantongi 90 Voter, Persaingan Mukota V KADIN Kota Tasikmalaya Kian PanasBelum Ada Abu Krakatau, Satlantas Polres Tasikmalaya Kota Sudah Bagikan 100 Masker
Menurut dia, gagasan pemberian becak listrik kepada pengemudi lansia sudah disampaikan Prabowo sebelum menjadi presiden.
“Gagasan ini beliau sudah katakan sebelum menjadi presiden. Saya akan membantu kepada pengemudi becak yang di atas 55 tahun dengan becak listrik,” kata Firman.
Firman menegaskan, bantuan tersebut bukan program yang muncul secara tiba-tiba. Setelah Prabowo menjadi presiden, gagasan itu kemudian diwujudkan melalui Yayasan GSN.
“Ini bukan pencitraan dan ini bukan kegiatan yang tiba-tiba ataupun instan. Tapi ini semuanya berdasarkan dari nurani dan perhatian Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada kita semuanya,” ujarnya.
Ia menyebut para pengemudi becak sebagai pejuang pencari nafkah yang tetap bekerja meski usia sudah tidak muda lagi.
Bahkan, dalam kesempatan tersebut Firman sempat menanyakan usia para penerima bantuan. Sejumlah pengemudi mengaku sudah berusia di atas 60, 70, bahkan 80 tahun.
“Bapak-bapak adalah pahlawan, yaitu mempertahankan kebutuhan ekonomi keluarga dengan usia lanjut,” terangnya.
Firman berharap penggunaan becak listrik dapat meringankan beban fisik pengemudi.
Baca Juga:Abu Vulkanik Belum Masuk Priangan Timur, BPBD Kota Tasikmalaya Tetap Siaga220 Becak Listrik Segera Dibagikan, Kota Tasikmalaya Dorong Transportasi Lansia Lebih Nyaman
Terlebih, becak listrik dinilai lebih ringan digunakan dibandingkan becak manual yang mengandalkan tenaga mengayuh.
Selain membantu pengemudi, becak listrik juga dinilai memiliki potensi untuk mendukung pariwisata, UMKM, dan perekonomian Kota Tasikmalaya karena menggunakan tenaga listrik dan tidak bergantung pada BBM.
Namun, ada pesan penting yang ditekankan Firman kepada para penerima.
Becak listrik tersebut tidak boleh dijual, digadaikan, disewakan, maupun dipindahtangankan. Penerima juga diminta menjaga stiker identitas bantuan dan tidak mengutak-atik kabel kelistrikan.
“Sesulit apa pun ekonomi Bapak jangan dijual. Jangan digadaikan. Jangan dipindahtangankan. Kalau datanya sudah masuk nama KTP Bapak yang pemilik, tidak boleh dipindahtangankan,” tegasnya.
