220 Becak Listrik Mulai Dibagikan di Kota Tasikmalaya, Viman Instruksikan SPKLU Diperluas

becak listrik
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan bersama Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Mayjen TNI Purnawirawan Firman Dahlan dan lainnya saat konvoi menaiki becak listrik, Selasa (8/9/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Becak listrik tersebut juga disebut gratis tanpa pungutan biaya. Jika ada pihak yang meminta bayaran, masyarakat diminta melaporkannya kepada pihak yang melakukan pendataan atau Yayasan GSN.

Dari sisi teknis, becak listrik memiliki daya baterai 450 watt dengan kapasitas beban maksimal 250 kilogram.

Kendaraan tersebut dapat tetap dikayuh secara manual dan boleh dimodifikasi selama tidak menghilangkan stiker identitas maupun mengutak-atik kabel kelistrikan.

Baca Juga:Karim Klaim Kantongi 90 Voter, Persaingan Mukota V KADIN Kota Tasikmalaya Kian PanasBelum Ada Abu Krakatau, Satlantas Polres Tasikmalaya Kota Sudah Bagikan 100 Masker

Firman juga meminta Pemerintah Kota Tasikmalaya menyiapkan titik pengisian daya. Ia menyebut pengisian sekitar satu hingga dua jam dapat digunakan untuk menempuh jarak sekitar 40 kilometer.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan memastikan Pemkot Tasikmalaya akan menyiapkan dukungan infrastruktur pengisian baterai.

“Insyaallah ke depannya kita dirikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk mengisi listriknya, Pak. Dan kita pastikan ada keberpihakan anggaran di sana,” tutur Viman.

Menurut Viman, Pemkot Tasikmalaya saat ini sudah memiliki dua titik pengisian, yakni di Taman Kota dan kantor PLN.

Ke depan, jumlah titik pengisian akan diperluas agar penggunaan becak listrik semakin mudah dan ekonomis.

Viman juga meminta perangkat daerah melakukan pendataan, pembinaan, dan pelatihan kepada penerima bantuan.

Ia ingin 220 becak listrik tersebut tidak berhenti sebagai bantuan barang, tetapi masuk ke dalam ekosistem ekonomi Kota Tasikmalaya.

Baca Juga:Abu Vulkanik Belum Masuk Priangan Timur, BPBD Kota Tasikmalaya Tetap Siaga220 Becak Listrik Segera Dibagikan, Kota Tasikmalaya Dorong Transportasi Lansia Lebih Nyaman

“Ini juga salah satu pejuang ekonomi. Bagaimana 220 pengemudi atau penarik becak ini bisa mendongkrak peran ekonomi Kota Tasikmalaya,” tambahnya.

Viman bahkan melontarkan gagasan memberi identitas lokal terhadap program tersebut dengan nama Bekel Tasik, akronim dari Becak Elektronik Tasik.

Ia mengatakan becak listrik dapat diintegrasikan dengan pengembangan ekonomi lokal, pariwisata, hingga transportasi berbasis digital.

“Kita punya Tasik Hub. Akses nanti buka di sana supaya bisa menghubungi para pencari nafkah ini, penarik becak ini. Kita buat simpel, kita buat sederhana, tapi mereka masuk ke dalam ekosistem,” jelas Viman.

Menurut Viman, keberadaan becak listrik juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan. Apalagi becak sudah menjadi salah satu kearifan ekonomi lokal yang masih bertahan di Kota Tasikmalaya.

0 Komentar