TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Belum ada laporan hujan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di wilayah Kota Tasikmalaya. Namun, Satlantas Polres Tasikmalaya Kota memilih tidak menunggu debu turun lebih dulu untuk bergerak.
Sebanyak 100 masker dibagikan gratis kepada pengendara sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026).
Pembagian masker dilakukan di Simpang 3 Rancabango, Jalan Letnan Harun, Kota Tasikmalaya. Selama dua jam, mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, petugas menyasar pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas.
Baca Juga:Abu Vulkanik Belum Masuk Priangan Timur, BPBD Kota Tasikmalaya Tetap Siaga220 Becak Listrik Segera Dibagikan, Kota Tasikmalaya Dorong Transportasi Lansia Lebih Nyaman
Langkah tersebut menjadi bentuk kewaspadaan dini kepolisian terhadap kemungkinan abu vulkanik terbawa angin hingga wilayah yang cukup jauh dari sumber erupsi.
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Eko Siswanto melalui Kasat Lantas AKP Haga Deo Harefa mengatakan, pembagian masker merupakan bagian dari kepedulian kepolisian terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat.
“Kami bagikan masker kepada pengendara sebagai langkah antisipasi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Abu vulkanik bisa mengganggu pernapasan dan jarak pandang saat berkendara,” ujar AKP Haga kepada wartawan
Menurutnya, abu vulkanik tidak hanya berpotensi mengganggu sistem pernapasan, tetapi juga dapat mengurangi jarak pandang pengemudi apabila terbawa angin dan mencapai wilayah yang dilalui masyarakat.
Karena itu, masyarakat diminta tidak panik, tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan. Informasi mengenai perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau juga diharapkan merujuk pada sumber resmi, terutama BMKG dan BPBD.
Satlantas turut mengimbau warga yang harus beraktivitas di luar ruangan untuk menggunakan perlindungan sederhana, seperti masker, kacamata, dan jaket panjang.
Langkah tersebut dinilai dapat membantu mengurangi paparan langsung apabila partikel abu vulkanik sampai terbawa angin ke wilayah Kota Tasikmalaya.
Baca Juga:Gekrafs Kota Tasikmalaya Bidik Perda Ekonomi Kreatif, Tak Mau Pelantikan Berakhir Jadi SeremoniPersempit Ruang Gerak Geng Motor di Tasikmalaya, Polisi Gencarkan Patroli Gang Sempit hingga Razia 292 Motor
“Utamakan keselamatan. Jika kondisi udara dirasa tidak baik, sebaiknya tunda perjalanan. Bagi yang mengalami gejala batuk atau sesak napas, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat,” katanya.
Meski hingga kegiatan berlangsung belum tercatat adanya hujan abu vulkanik di Kota Tasikmalaya, kepolisian memilih mengambil langkah pencegahan lebih awal.
Prinsipnya sederhana: masker dibagikan sebelum dibutuhkan, bukan setelah udara keburu berubah menjadi masalah.
