220 Becak Listrik Segera Dibagikan, Kota Tasikmalaya Dorong Transportasi Lansia Lebih Nyaman

becak listrik Kota Tasikmalaya
Para lansia Kota Tasikmalaya sedang mencoba menaiki becak listrik yang akan segera dibagikan, Senin (7/9/2026). diskominfo for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sebanyak 220 becak listrik disiapkan untuk para penarik becak di Kota Tasikmalaya.

Program tersebut menyasar penerima manfaat yang selama ini menggunakan becak milik sendiri maupun dengan sistem sewa.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan, program becak listrik tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan sarana transportasi yang lebih nyaman sekaligus menjaga produktivitas para penarik becak, khususnya mereka yang sudah berusia lanjut.

Baca Juga:Gekrafs Kota Tasikmalaya Bidik Perda Ekonomi Kreatif, Tak Mau Pelantikan Berakhir Jadi SeremoniPersempit Ruang Gerak Geng Motor di Tasikmalaya, Polisi Gencarkan Patroli Gang Sempit hingga Razia 292 Motor

“Alhamdulillah ada 220 penerima, baik itu yang memiliki becak langsung ataupun sewa,” ujar Viman di halaman Bale Kota Tasikmalaya, Senin (7/9/2026).

“Pada intinya Pak Presiden Prabowo ingin bahwa pencari nafkah di usia lansia, di atas 55 tahun, bisa mencari nafkah dengan nyaman,” sambungnya.

Menurut Viman, pemberian becak listrik tidak sekadar mengganti kendaraan manual menjadi kendaraan listrik.

Para penerima juga mendapatkan pelatihan atau bimbingan teknis agar dapat mengoperasikan kendaraan tersebut.

“Yang penting juga ini menyediakan sarana transportasi yang lebih nyaman juga untuk Kota Tasikmalaya,” katanya.

Viman menyebut, penyaluran becak listrik tersebut merupakan program Presiden melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional.

Program serupa, kata dia, juga telah disalurkan di sejumlah daerah.

Rencananya, becak listrik tersebut akan diluncurkan secara resmi di Bale Kota Tasikmalaya pada besok Selasa (8/9/2026).

Baca Juga:Geng Motor Tak Cukup Dibubarkan! Pembinaan Generasi Muda Kota Tasikmalaya Harus DigencarkanPayung Geulis Kota Tasikmalaya Unjuk Gigi di FESPIN Solo, Kriya Lokal Bidik Pasar Dunia

Namun, Viman berharap program tersebut tidak berhenti pada pembagian kendaraan semata. Pemkot Tasikmalaya akan berupaya mengintegrasikannya dengan program prioritas daerah.

Salah satunya melalui program Rabu Biru yang diarahkan untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, menekan polusi, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

“Nanti ASN bisa menggunakan jasa-jasa penarik becakna, kemudian nanti perekonomian baik di sana,” ucapnya.

Dengan skema tersebut, keberadaan becak listrik diharapkan tidak hanya membuat penarik becak lebih nyaman bekerja, tetapi juga membuka perputaran ekonomi baru di tingkat masyarakat.

Viman mengatakan, nilai satu unit becak listrik mencapai sekitar Rp23 juta. Dengan jumlah 220 unit, nilai program tersebut mencapai sekitar Rp5,06 miliar.

Program ini pun membawa pesan bahwa transformasi transportasi tidak harus selalu identik dengan kendaraan mahal dan jalan yang makin ramai.

0 Komentar