UMKM Priangan Timur Unjuk Produk Unggulan di Karya Kreatif Indonesia 2026

Karya Kreatif Indonesia 2026
Kepala KPw BI Tasikmalaya Laura Rulida Eka Sari Putri (kedua dari kanan) difoto bersama Kepala KPw BI Provinsi Jawa Barat Junanto Herdiawan (kiri) dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana (kedua dari kiri) di acara KKI 2026.
0 Komentar

KKI 2026 dibuka oleh Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia Destry Damayanti dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Selvi Gibran Rakabuming.

Turut hadir Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Ketua Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Putri, serta Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Doddy Zulverdi.

Dalam pelaksanaannya, Bank Indonesia bersinergi dengan 27 kementerian dan lembaga serta 34 mitra strategis. KKI 2026 menjadi wadah sinergi lintas sektor untuk memperkuat daya saing, akses pembiayaan, digitalisasi, dan perluasan akses pasar UMKM.

Baca Juga:Jangan Asal Gas! Ini 5 Trik Aman Hadapi Tanjakan Terjal Saat Touring50 Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan di Tasikmalaya Dilatih Bikin Mie, Ada Misi Besar di Baliknya

“Penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan. Berdaya Saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor,” ujar Destry Damayanti, saat membuka KKI 2026, dalam siaran pers yang diterima Radartasik.id.

KKI 2026 menghadirkan lima aspek kebaruan, yakni program berdampak melalui CANGKIR BARISTA dan CITRA NUSA, perluasan kolaborasi, penguatan ekosistem rantai nilai, inovasi generasi muda untuk produk lokal, serta penerapan prinsip keberlanjutan melalui KKI Bijak dengan konsep zero emission dan zero waste to landfill serta pengembangan zona hijau.

Selama empat hari pelaksanaan, pameran luring di JICC diikuti lebih dari 550 UMKM. Sementara pameran daring melalui platform digital KKI melibatkan lebih dari 1.300 UMKM. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM secara luring dan lebih dari 1.100 UMKM secara daring.

KKI 2026 juga menghadirkan 44 rangkaian kegiatan, mulai dari talkshow ekonomi dan keuangan inklusif serta berkelanjutan, pagelaran karya kreatif, business matching pembiayaan, showcase UMKM unggulan, ekspor dan value chain, showcase pariwisata, area Cangkir Nusantara, hingga berbagai kegiatan aktivasi, ruang interaksi dan instalasi hijau.

Produk UMKM yang ditampilkan dalam KKI 2026 meliputi wastra, ready to wear, aksesori, home decor, kopi, makanan dan minuman olahan hingga atraksi desa wisata. Kehadiran UMKM binaan KPwBI Tasikmalaya dalam gelaran tersebut sekaligus membuka peluang untuk memperluas jejaring usaha serta menjajaki akses pasar, pembiayaan dan kemitraan yang lebih luas. (fwd/rls)

0 Komentar