RADARTASIK.ID – Touring menggunakan sepeda motor menawarkan pengalaman berkendara yang menyenangkan. Namun, perjalanan jarak jauh juga menghadapkan pengendara pada beragam kondisi jalan, salah satunya tanjakan panjang dan terjal.
Ruas jalan menanjak membutuhkan perhatian lebih karena pengendara harus mampu menjaga kecepatan, keseimbangan, sekaligus memastikan sepeda motor tetap terkendali. Menghadapi kondisi tersebut bukan berarti pengendara harus memacu kendaraan atau memaksakan kemampuan mesin.
Sebaliknya, pemahaman terhadap kondisi jalan dan penerapan teknik berkendara yang tepat menjadi kunci untuk menjaga perjalanan tetap aman.
Baca Juga:50 Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan di Tasikmalaya Dilatih Bikin Mie, Ada Misi Besar di BaliknyaSaham TINS Punya Katalis Baru? Volume 3Q26 Diprediksi Flat, Dividen 2026 Berpeluang Makin Tebal
Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora Ludhy Kusuma menjelaskan, pengendara perlu mengutamakan kontrol kendaraan dan kemampuan mengantisipasi kondisi jalan ketika menghadapi tanjakan.
Menurutnya, kecepatan perlu disesuaikan dengan kondisi jalan, sementara pengoperasian kendaraan harus dilakukan secara tepat. Pengendara juga perlu menjaga jarak aman dan tidak memaksakan diri apabila situasi tidak memungkinkan.
Selain teknik berkendara, persiapan sepeda motor dan kondisi fisik pengendara juga menjadi faktor penting untuk menunjang perjalanan yang aman dan nyaman.
Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan saat menghadapi tanjakan panjang dan terjal ketika touring.
1. Sesuaikan Kecepatan Sebelum Memasuki Tanjakan
Sebelum memasuki jalan menanjak, sesuaikan kecepatan dengan tingkat kemiringan, kondisi permukaan jalan, serta situasi lalu lintas di sekitar.
Hindari memacu sepeda motor dengan kecepatan tinggi hanya untuk mendapatkan momentum sebelum tanjakan. Kecepatan yang terkendali justru memberikan ruang lebih bagi pengendara untuk mengantisipasi perubahan kondisi jalan maupun kendaraan di depannya.
2. Gunakan Pengoperasian Kendaraan yang Tepat
Pengguna sepeda motor manual atau bebek perlu memilih posisi gigi yang sesuai dengan tingkat kemiringan tanjakan. Pemilihan gigi yang tepat dapat membantu menjaga tenaga mesin sekaligus membuat laju sepeda motor lebih mudah dikendalikan.
Baca Juga:Motor Jarang Dipakai? Jangan Langsung Ditinggal, Ini 5 Cara agar Tetap PrimaRaih 444 Suara, Tantan Sulthon Bukhawan Pimpin PWI Jabar 2026–2031, Oland Sibarani Ketua DK
Sementara itu, pengendara sepeda motor matik perlu menjaga bukaan gas secara stabil sesuai kondisi tanjakan dan karakter kendaraannya. Hindari membuka maupun menutup gas secara mendadak agar kontrol terhadap sepeda motor tetap terjaga.
3. Jaga Jarak Aman dan Jangan Memaksakan Menyalip
Menjaga jarak aman menjadi semakin penting ketika melewati tanjakan. Pengendara yang berada di belakang kendaraan besar, seperti truk atau bus, perlu memberikan ruang lebih karena kendaraan tersebut dapat mengalami penurunan kecepatan secara tiba-tiba.
