RADARTASIK.ID – Bagi pemilik sepeda motor yang hendak meninggalkan kendaraannya dalam waktu cukup lama, persiapan sebelum motor disimpan menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Perjalanan dinas, mudik, liburan, maupun aktivitas lain yang membuat motor tidak digunakan selama beberapa minggu dapat berdampak pada kondisi sejumlah komponen kendaraan.
Jika tidak disiapkan dengan baik, motor berpotensi mengalami penurunan performa ketika kembali digunakan. Karena itu, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga kondisi sepeda motor tetap prima selama ditinggalkan.
1. Gunakan Standar Tengah
Sebelum motor disimpan, pastikan kendaraan diparkir menggunakan standar tengah. Posisi ini dapat membantu menjaga kestabilan kendaraan sekaligus mengurangi beban pada salah satu sisi ban dan suspensi.
Baca Juga:Raih 444 Suara, Tantan Sulthon Bukhawan Pimpin PWI Jabar 2026–2031, Oland Sibarani Ketua DKSIDO Pangkas Target Pendapatan 2026, Destocking Rampung: Akankah Kinerja Pulih di Semester II?
Penggunaan standar tengah juga dapat meminimalkan risiko motor terjatuh apabila tidak sengaja tersenggol kendaraan lain selama berada di area parkir.
2. Perhatikan Kondisi Aki
Aki menjadi salah satu komponen yang perlu mendapat perhatian, khususnya pada sepeda motor dengan teknologi injeksi. Ketika motor tidak digunakan dalam waktu lama, daya aki dapat berkurang.
Jika memungkinkan, kabel negatif aki dapat dilepas untuk membantu mengurangi konsumsi listrik selama kendaraan tidak digunakan. Pilihan lainnya adalah meminta bantuan seseorang untuk menyalakan mesin secara berkala, misalnya sekitar satu kali dalam sepekan dengan durasi minimal lima menit.
Saat melakukan pemanasan mesin, motor sebaiknya berada pada posisi standar tengah dan menghadap ke area terbuka. Putaran mesin juga dapat dinaikkan secara wajar agar proses pengisian aki lebih optimal.
3. Isi Tangki Bahan Bakar hingga Penuh
Sebelum meninggalkan motor dalam waktu lama, pemilik kendaraan disarankan mengisi tangki bahan bakar hingga penuh. Langkah ini dapat membantu mengurangi ruang kosong di dalam tangki yang berpotensi menjadi tempat terbentuknya uap air akibat kondensasi.
Dengan mengurangi kondensasi, risiko munculnya karat pada bagian dalam tangki bahan bakar juga dapat diminimalkan.
4. Tambahkan Pengaman Ekstra
Keamanan kendaraan juga tidak boleh diabaikan. Selain mengandalkan kunci kontak, pemilik motor dapat menggunakan perangkat pengaman tambahan, seperti kunci cakram atau gembok rantai.
