Dosen Unsil Dorong Guru SMA Terpadu Darussalam Ciptakan Pembelajaran Digital Berbasis POE2WE

POE2WE
Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Siliwangi difoto bersama saat melaksanakan kegiatan di SMA Terpadu Darussalam beberapa waktu lalu. (Istimewa)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Transformasi pendidikan digital tidak hanya membutuhkan perangkat teknologi, tetapi juga kesiapan guru dalam menciptakan bahan ajar yang mampu menjawab kebutuhan belajar generasi saat ini. Menyadari pentingnya kemampuan tersebut, tim pengabdian Universitas Siliwangi melaksanakan pelatihan pembuatan e-modul berbasis model pembelajaran POE2WE untuk meningkatkan kompetensi guru di SMA Terpadu Darussalam.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membantu guru beradaptasi dengan perkembangan teknologi pembelajaran yang semakin berkembang. Melalui pelatihan tersebut, guru tidak hanya diperkenalkan pada konsep bahan ajar digital, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam merancang e-modul yang interaktif, sistematis, dan sesuai dengan karakteristik pembelajaran modern.

Perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Pembelajaran saat ini tidak lagi hanya bergantung pada buku teks dan metode konvensional, tetapi membutuhkan media yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif.

Baca Juga:Ini Peralatan Wajib untuk Memulai Usaha Kuliner5 Provider WiFi Unlimited di Tasikmalaya, Streaming dan Gaming Lancar!

Namun, masih terdapat tantangan di lapangan, terutama terkait kemampuan sebagian guru dalam mengembangkan bahan ajar digital yang efektif. Di SMA Terpadu Darussalam, penggunaan bahan pembelajaran sebelumnya masih banyak mengandalkan buku teks dan materi pembelajaran konvensional sehingga diperlukan peningkatan kompetensi guru dalam membuat media digital yang lebih inovatif.

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, tim Universitas Siliwangi berupaya memberikan solusi dengan menghadirkan pelatihan pengembangan e-modul berbasis POE2WE (Prediction, Observation, Explanation, Elaboration, Write, Evaluation).

Model pembelajaran POE2WE dipilih karena memiliki pendekatan yang mendorong siswa untuk aktif berpikir, melakukan pengamatan, menjelaskan konsep, mengembangkan pemahaman, menulis hasil pemikiran, hingga melakukan evaluasi terhadap proses belajar.

Pelatihan ini dilaksanakan oleh tim pengabdian Universitas Siliwangi yang terdiri atas Dr Nana MPd, Drs Asep Saepulloh MAg, Drs Gadriaman MPd, Dr Pepep Mochamad Syafei MPd, Drs Ruslan MPd, Sheren Zetira Zahra, serta Sarah Listiany.

Berbeda dengan pelatihan yang hanya berfokus pada penyampaian teori, kegiatan ini dirancang secara interaktif melalui beberapa tahapan, mulai dari pemaparan materi, praktik penyusunan e-modul, diskusi, hingga pemberian umpan balik terhadap produk yang dibuat oleh para guru.

0 Komentar