Wujudkan Ekonomi Kerakyatan, PKBM Hikam Ciamis Latih Warga Membuat Ecoprint

Pkbm hikmah ciamis
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Hikam Ciamis menggandeng Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya menggelar pelatihan pembuatan kain batik berbahan alam dengan metode ecoprint. Kegiatan berlangsung di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Hikam, Desa Karangampel, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, pada Sabtu (15/8/2026). (Istimewa)
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID – Lembaga Pendidikan Nonformal tidak cukup hanya mengantarkan warga belajar meraih ijazah. Pendidikan juga harus mampu membekali masyarakat dengan kecakapan hidup yang dapat mendukung kemandirian dan peningkatan ekonomi.

Semangat tersebut diwujudkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Hikam Ciamis melalui pelatihan pembuatan kain batik berbahan alam dengan metode ecoprint. Kegiatan yang menggandeng Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya itu berlangsung di PKBM Hikam, Desa Karangampel, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Sabtu (15/8/2026).

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan keterampilan warga belajar. Melalui keterampilan yang memiliki nilai ekonomi, warga diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki peluang untuk mengembangkan usaha secara mandiri.

Baca Juga:Penertiban 1.000 Tambang Ilegal Harus Jadi Momentum Evaluasi Kinerja TNI-PolriDEEP Indonesia: Pernyataan Presiden soal Tambang Ilegal Harus Jadi Momentum Evaluasi TNI-Polri

Pengelola PKBM Hikam, Derry Ridwan Maoshul, mengatakan pendidikan harus menjadi sarana pemberdayaan masyarakat. Karena itu, pihaknya mengembangkan berbagai program keterampilan untuk memperkuat kemandirian warga belajar, meningkatkan kepercayaan diri, serta membuka akses terhadap peluang kerja dan kewirausahaan.

“Upaya tersebut diwujudkan melalui keterampilan unggulan yang menjadi bagian dari proses pembelajaran di PKBM seperti pelatihan pembuatan kain batik berbahan alam dengan metode ecoprint,“ katanya kepada Radar, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, pelaksanaan pelatihan juga diperkuat melalui kerja sama dengan Universitas Siliwangi sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat.

“Peserta yang terlibat adalah Tim Penggerak PKK Desa Karangampel dan warga belajar PKBM Hikam,” ujarnya.

Kapolres Ciamis yang diwakili Kapolsek Ciamis Kompol Alan Dahlan SH MH menilai pelatihan ecoprint relevan bagi ibu-ibu dan warga belajar PKBM. Selain menambah keterampilan, kegiatan tersebut dinilai berpotensi memberikan manfaat terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.

“Rencana tindak lanjutnya, diharapkan terwujud pemberdayaan ekonomi kerakyatan di Desa Karangampel,” katanya.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Ciamis, Isa Nuralamsyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan model pembelajaran learning by doing di PKBM yang mereka bina.

Baca Juga:Kepala Dinas PMD Baru Dilantik, Bupati Tasikmalaya Minta Pembangunan Desa Berbasis Potensi LokalKonflik Eks HGU Wiria Cakra, SPP Cineam Tasikmalaya Minta Aparat Fokus Usut Dugaan Mafia Tanah

“Pembelajaran di PKBM didesain berbentuk pelatihan yang mendukung peningkatan keterampilan warga yang menunjang kesejahteraan, sesuai dengan potensi yang dimiliki desa,” pungkasnya.

Ecoprint merupakan teknik mencetak motif pada kain menggunakan bahan-bahan alami, seperti daun dan bunga. Teknik tersebut menghasilkan produk batik yang ramah lingkungan sekaligus memiliki nilai ekonomi.

0 Komentar