KADIN Kota Tasikmalaya! Kursi Belum Diperebutkan, Tapi Bayangannya Sudah Ada

Pemilihan ketua kadin
Ilustrasi AI/ChatGPT
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID-Mukota V 9 September, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka 14 Agustus

Belum ada calon. Begitu kata panitia.Tetapi dalam dunia organisasi, sering mempunyai cerita panjang.

Belum ada calon bukan berarti belum ada pembicaraan. Belum ada formulir yang diambil bukan berarti belum ada nama yang dihitung.

Dan belum ada kandidat resmi bukan berarti belum ada yang mulai menghitung suara.

Baca Juga:NORMA NETIZEN!Belum Siap Eksekusi, Padahal Sistem dan CCTV Sudah Dibuat untuk Digitalisasi Pengelolaan Parkir di Kota Tasikm

Begitulah menjelang Musyawarah Kota (Mukota) V Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tasikmalaya.

Mukota sudah ditentukan: 9 September 2026. Tempatnya sudah ada: Ballroom Hotel Harmoni. Panitianya sudah lengkap. SC sudah terbentuk. OC juga sudah bekerja.

Yang belum ada hanya satu: siapa yang akan duduk di kursi ketua periode 2026-2031.

Ketua Steering Committee (SC) Mukota V KADIN Kota Tasikmalaya, Dodo Murtado, memastikan seluruh perangkat kepanitiaan sudah siap.

“Untuk saat ini kami sedang mempersiapkan pengumuman resmi pelaksanaan Musyawarah Kota. Seluruh perangkat kepanitiaan sudah siap,” katanya kepada Radar, Jumat (7/8/2026).

Ketua Organizing Committee (OC), Abdullah Muzaki, bahkan memberikan tanggal yang lebih menarik. 14 Agustus.Hari itu pengambilan formulir bakal calon ketua dimulai.

Sampai sekarang, katanya, belum ada satu pun kandidat yang mendaftarkan diri.Ya memang belum waktunya. Kalau belum ada formulir, bagaimana mau disebut calon?

Baca Juga:Kalau Memang Ada, Gubernur Jabar KDM Minta BPN Pangandaran Membatalkan Sertifikat Harim Laut Pantai MadasariDigitalisasi Parkir Kota Tasikmalaya Baru Sebatas Mimpi, Vendor: Jangan Dipaksa Seragam

Nama Biasanya Berjalan Lebih Cepat daripada Formulir Dalam politik organisasi, nama biasanya berjalan lebih cepat daripada administrasi.

Formulir masih berada di meja panitia. Nama sudah bisa berkeliling dari meja kopi ke meja kopi.

Begitulah. Ada nama yang disebut terang-terangan. Ada yang disebut sambil tertawa. Ada pula yang disebut dengan kalimat klasik: “Jangan bilang-bilang dulu.”

Tetapi untuk Mukota V, sampai hari ini belum ada nama yang bisa disebut sebagai kandidat resmi.

Maka siapa pun yang merasa sedang dihitung, sebaiknya jangan buru-buru mengaku sudah maju.

Karena dalam pemilihan organisasi, yang merasa akan maju belum tentu maju. Yang diam belum tentu tidak maju.

Bahkan kadang yang paling banyak dibicarakan justru paling banyak mendapatkan alasan untuk tidak jadi maju.

0 Komentar