Pengusaha kecil membutuhkan akses pembiayaan dan pasar. Pengusaha menengah membutuhkan kepastian regulasi. Pengusaha besar membutuhkan iklim investasi yang sehat.
Sementara pemerintah membutuhkan dunia usaha untuk menggerakkan ekonomi dan membuka lapangan kerja.
Di tengah semua itu, KADIN seharusnya tidak hanya menjadi organisasi yang sibuk membuat agenda.
Baca Juga:NORMA NETIZEN!Belum Siap Eksekusi, Padahal Sistem dan CCTV Sudah Dibuat untuk Digitalisasi Pengelolaan Parkir di Kota Tasikm
KADIN harus menjadi ruang tempat masalah dunia usaha dibicarakan dan diperjuangkan. Kalau ada aturan yang menyulitkan pengusaha, KADIN harus bersuara.
Kalau ada peluang investasi, KADIN harus menjadi jembatan. Kalau pengusaha kecil tertinggal, KADIN harus membantu membuka jalan.
Kalau pemerintah membutuhkan mitra dunia usaha, KADIN harus hadir. Jadi ketua baru nanti bukan hanya harus pandai memimpin rapat. Ia harus pandai membaca kepentingan.
Lebih penting lagi: harus tahu kepentingan siapa yang sedang diperjuangkan. September Akan Membuka SemuanyaUntuk sementara, semua masih bisa mengatakan: “Belum ada kandidat.” Itu jawaban resmi.
Tetapi kalender terus berjalan. 10 Agustus pendaftaran peserta. 14 Agustus formulir calon ketua mulai diambil. 26 Agustus calon ditetapkan. Lalu 9 September suara anggota menentukan.
Pada hari itu, tidak ada lagi nama yang hanya beredar di grup WhatsApp. Tidak ada lagi calon “katanya”. Tidak ada lagi kandidat “mungkin”. Yang ada hanya suara.
Dan suara tidak bisa dibohongi dengan popularitas. Ia harus diperoleh. Maka sekarang justru fase paling menarik. Siapa yang akan keluar dari ruang sunyi? Siapa yang selama ini hanya mendengar? Siapa yang mulai menghitung?
Baca Juga:Kalau Memang Ada, Gubernur Jabar KDM Minta BPN Pangandaran Membatalkan Sertifikat Harim Laut Pantai MadasariDigitalisasi Parkir Kota Tasikmalaya Baru Sebatas Mimpi, Vendor: Jangan Dipaksa Seragam
Dan siapa yang sudah dihitung oleh orang lain? Kita belum tahu. Karena formulirnya memang belum dibuka. Tetapi satu hal sudah pasti: Kursi ketua KADIN Tasikmalaya belum diperebutkan secara resmi. Namun bayang-bayang perebutannya sudah mulai terlihat.
Dan biasanya, dalam setiap suksesi organisasi, orang pertama yang terlihat belum tentu orang terakhir yang berdiri di podium.
Justru yang terakhir muncul kadang sudah paling lama menghitung. Itulah sebabnya 14 Agustus layak ditunggu. Bukan karena hari itu akan langsung menentukan ketua.Tetapi karena pada hari itu, nama-nama mulai mempunyai bentuk. (red)
