Arief Arseha Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua DPD Golkar Kabupaten Tasikmalaya

Arief arseha
Ketua DPD Golkar Kabupaten Tasikmalaya terpilih, M Arief Arseha saat mengibarkan bendera Golkar usai terpilih secara aklamasi pada Musda XI DPD Golkar Kabupaten Tasikmalaya di Hotel Al-Hambra, Singaparna, Sabtu (19/9/2026). (DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Mochammad Arief Arseha terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Hotel Alhambra, Singaparna, Sabtu (19/9/2026).

Arief yang juga anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Fraksi Partai Golkar sekaligus Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Golkar Jawa Barat dipercaya memimpin Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya untuk periode kepengurusan 2025-2030.

Dalam Musda tersebut hadir Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Daniel Mutaqien Syafiuddin, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya demisioner Erry Purwanto, jajaran pengurus DPD Golkar Jawa Barat serta anggota Fraksi Golkar DPRD Jawa Barat.

Baca Juga:Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Temui Warga di Cibeureum Kota TasikmalayaHUT ke-25, DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Komitmen Bersama Rakyat

Arief memperoleh dukungan secara aklamasi dari unsur Pengurus Kecamatan (PK), organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), serta organisasi yang tergabung dalam Hasta Karya Partai Golkar.

Terpilihnya Arief sekaligus mengakhiri kepemimpinan Erry Purwanto yang sebelumnya memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya selama dua periode.

Usai ditetapkan sebagai ketua, Arief menegaskan bahwa amanah tersebut bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab untuk membawa Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya lebih dekat dengan masyarakat.

Ia pun menyerukan konsolidasi internal setelah Musda berakhir. Menurutnya, seluruh kader harus kembali bersatu dan meninggalkan dinamika kelompok dalam tubuh partai.

“Tidak ada lagi kelompok ini atau kelompok itu. Tidak ada lagi pendukung si A atau si B. Yang ada hanya satu nama, satu panji, dan satu tujuan Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya,” ungkap Arief.

Menurut Arief, konsolidasi menjadi langkah awal menghadapi tantangan politik dan sosial yang semakin kompleks seiring perkembangan zaman.

Ia meminta seluruh kader DPD Partai Golkar kembali bergerak ke tengah masyarakat setelah proses pergantian kepemimpinan selesai.

Baca Juga:Pengayuh Becak di Manonjaya Terima Becak Listrik, Ini Pesan Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Jejen JenalMagnet Pilpres 2029 Menguat, Waketum Golkar Ahmad Doli Tangkap Sinyal dari AHY

“Energi kita terlalu berharga jika dihabiskan untuk dinamika internal. Mari kita turun ke desa-desa, dengarkan persoalan rakyat dan berikan solusi nyata,” ajak Arief.

Arief menyampaikan empat agenda yang akan menjadi arah kepemimpinannya. Pertama, modernisasi dan transformasi partai melalui pemanfaatan data, teknologi dan digitalisasi.

Kedua, mempercepat kaderisasi dengan membuka ruang kepemimpinan yang lebih luas dan inklusif bagi kader, termasuk generasi muda dan kalangan profesional.

0 Komentar