Datang lagi. “Kalau bukan Bapak, siapa?”Lalu datang lagi. Sampai akhirnya orang itu mulai berpikir: “Jangan-jangan memang saya yang harus maju.”
Di situlah seseorang yang tadinya tidak punya niat bisa tiba-tiba mengambil formulir. Tentu saja itu baru pola umum. Bukan berarti sudah terjadi di KADIN Tasikmalaya.
Sebab nama kandidat resmi memang belum ada. 10 Agustus dan 14 Agustus Panitia tidak ingin Mukota menjadi urusan segelintir orang.
Baca Juga:NORMA NETIZEN!Belum Siap Eksekusi, Padahal Sistem dan CCTV Sudah Dibuat untuk Digitalisasi Pengelolaan Parkir di Kota Tasikm
Karena itu informasi akan dibuka seluas-luasnya melalui media sosial resmi KADIN Kota Tasikmalaya.
Pendaftaran peserta dibuka 10 Agustus 2026. Sedangkan bakal calon ketua mulai mengambil formulir 14-20 Agustus. Formulir kemudian dikembalikan beserta berkas pada 20-22 Agustus.
Verifikasi administrasi berlangsung 24-25 Agustus. Penetapan calon ketua dilakukan 26 Agustus. Setelah itu, barulah peta menjadi lebih terang.
Siapa yang benar-benar berani masuk arena. Siapa yang hanya disebut-sebut.Dan siapa yang ternyata memilih berdiri di luar arena.
Peserta Mukota bukan siapa saja yang datang membawa kartu nama. Ada aturan.Anggota aktif KADIN yang memiliki Kartu Tanda Anggota Biasa (KTA-B) dan memenuhi persyaratan administrasi organisasi memiliki hak sesuai ketentuan.
“Yang memiliki hak sebagai peserta pemilihan nanti adalah anggota dengan KTA aktif. Baik perusahaan anggota biasa maupun luar biasa harus memenuhi ketentuan organisasi yang berlaku,” kata Abdullah.
Artinya, calon ketua bukan hanya membutuhkan popularitas. Ia membutuhkan legitimasi. Dan legitimasi itu datang dari anggota yang memiliki hak suara.
Baca Juga:Kalau Memang Ada, Gubernur Jabar KDM Minta BPN Pangandaran Membatalkan Sertifikat Harim Laut Pantai MadasariDigitalisasi Parkir Kota Tasikmalaya Baru Sebatas Mimpi, Vendor: Jangan Dipaksa Seragam
Di sinilah calon ketua biasanya mulai memahami bahwa menjadi terkenal dan menjadi terpilih adalah dua hal berbeda.
Orang bisa dikenal semua orang. Tetapi belum tentu dipercaya. Sebaliknya, ada orang yang tidak terlalu terkenal di luar organisasi, tetapi sangat dikenal oleh mereka yang memegang suara.
Itulah sebabnya peta politik organisasi sering tidak terbaca dari baliho. Ia terbaca dari hubungan. KADIN Tidak Boleh Hanya Menjadi Papan Nama
Tantangan ketua baru sebenarnya cukup berat. Dunia usaha berubah cepat. Digitalisasi mengubah cara berdagang. Investasi bergerak semakin dinamis.
